BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memastikan pembangunan kawasan Cahaya Bumi Selamat (CBS) telah selesai secara fisik dan kini akan memasuki tahapan akhir berupa proses serah terima. Proyek tersebut sebelumnya sempat mengalami sejumlah kendala selama masa pengerjaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea mengatakan, di lapangan tidak lagi terlihat aktivitas konstruksi utama. Pekerjaan yang tersisa hanya pembersihan area dan penataan akhir.
“Secara fisik sudah selesai. Di lokasi tidak ada lagi pekerjaan utama,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan saluler, Selasa (27/01/2026).
Berdasarkan pengamatan di lapangan, penutup seng proyek yang sebelumnya menutup area pembangunan tampak mulai dibuka oleh para pekerja. Aktivitas di lokasi hanya menyisakan pembersihan sisa material proyek.
Ia menjelaskan, laporan penyelesaian fisik proyek telah disampaikan pihak pelaksana sejak beberapa hari lalu. Karena itu, Pemkab Banjar telah mengarahkan kontraktor agar pembatas proyek dibuka.
“Sejak Sabtu sudah kami arahkan untuk membuka seng, karena pekerjaannya memang sudah selesai,” ungkapnya.
Diketahui, proyek revitalisasi RTH CBS ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Banjar dengan nilai anggaran sekitar Rp 8 M. Pekerjaan dimulai pada 28 Agustus 2025 dengan target penyelesaian selama kurang lebih 120 hari kerja.
Namun dalam pelaksanaannya, proyek ini sempat mengalami keterlambatan penyelesaian akibat sejumlah kendala. Faktor cuaca menjadi salah satu hambatan utama, mengingat pekerjaan dilakukan di ruang terbuka yang rentan terganggu saat intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut sempat menjadi perhatian pemerintah daerah maupun publik.
Meski demikian, Pemkab Banjar memastikan seluruh tahapan proyek tetap berjalan sesuai mekanisme dan kini telah tuntas secara fisik. Saat ini, proses administrasi berupa serah terima masih menunggu tahapan lanjutan dari instansi teknis.
“Untuk serah terima administrasi masih berproses. Dokumen-dokumennya nanti melalui dinas teknis,” jelasnya.
Ia juga berharap kawasan CBS dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang publik sekaligus penunjang keindahan Kota Martapura.
“Alhamdulillah proyek ini sudah selesai. Harapannya bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tuturnya.
CBS dibangun tidak hanya sebagai taman kota, tetapi juga sebagai bagian dari upaya penataan ruang dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan di Kabupaten Banjar. Seiring rencana pemanfaatan tersebut, Pemkab Banjar mengimbau masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara fasilitas yang telah disediakan.
“Fasilitas sudah dibangun, mari kita jaga bersama agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.















Comments