Daerah

Perkuat Ekosistem Ekraf, Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Banua Creative Festival 2025

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin buka gelaran Banua Creative Festival 2025 yang berlangsung di Banjarbaru pada Jumat malam (5/12/2025).

Dalam rilis pada Sabtu (6/12/2025), Syarifuddin menjelaskan festival tahun ini mengusung tema “Titik Kumpul”, yang dimaknai sebagai ruang pertemuan seluruh unsur ekonomi kreatif (Ekraf) mulai dari komunitas, pelaku UMKM, seniman, akademisi, pemerintah, investor, hingga masyarakat luas sebagai gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem Ekraf di Banua.

“Tema ini menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi kreatif hanya dapat dibangun melalui kebersamaan. Energi kreatif yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri harus dirajut menjadi kekuatan kolektif yang lebih besar,” ujarnya.

Syarifuddin menyebut Banua Creative Festival sebagai ruang temu strategis bagi elemen kreatif untuk merayakan karya, berbagi gagasan, memperkuat identitas lokal, dan menciptakan kolaborasi lintas sektor.

“Festival ini adalah momentum untuk menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar sektor alternatif, tetapi salah satu motor pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriady mengatakan Banua Creative Festival 2025 menghadirkan berbagai rangkaian acara, di antaranya IdeaForum, diskusi kreatif melibatkan unsur hexahelix; Banua Craft, pameran produk unggulan ekraf binaan Dispar Kalsel, Layar Film Banjar, pemutaran film pilihan Banua, Tertawa Ria, pertunjukan stand-up comedy komika Banua, Rupa-Rupa Seni Rupa, apresiasi seni rupa tradisional dan kontemporer; Sound On, pertunjukan musik dari band lokal, dan banyak lainnya.

Iwan menambahkan seluruh 17 subsektor ekonomi kreatif dilibatkan dalam festival tahun ini, dimana berdasarkan data aplikasi tiket online, tercatat lebih dari 7.000 pengunjung telah mendaftar untuk menghadiri acara selama tiga hari pelaksanaan.

“Tahun ini kita mengangkat tema ‘Titik Kumpul’, menegaskan bahwa setiap ide membutuhkan ruang, setiap karya perlu dijembatani, dan setiap komunitas memerlukan jejaring yang kokoh,” ujarnya.

Banua Creative Festival tambah Iwan diharapkan menjadi wadah pertemuan, kolaborasi, dan penguatan ekosistem ekraf yang berkelanjutan di Kalsel. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah