NASIONAL, REPORTASE9.ID – Pemerintah menggelar bazar rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Sabtu (28/32026), sebagai upaya menghadirkan kembali suasana kegembiraan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah bagi masyarakat luas.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin memastikan momentum Idulfitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam rilis pada Minggu (29/3/2026), Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan kegiatan ini dirancang secara terpadu dengan melibatkan berbagai kementerian, serta menghadirkan beragam aktivitas bagi masyarakat.
“Bapak Presiden menginstruksikan kami, kemudian melalui juga ada Kementerian UMKM dan beberapa kementerian lainnya untuk melaksanakan bazar. Kemudian pasar murah, kemudian ada hiburan rakyat, kemudian ada permainan anak-anak,” ujarnya.
Menurut Teddy, penyelenggaraan bazar rakyat ini juga dilatarbelakangi tingginya antusiasme masyarakat pada kegiatan sebelumnya di Istana saat Lebaran, sehingga pemerintah pun berupaya memperluas akses kebahagiaan tersebut melalui kegiatan serupa di ruang publik.
“Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiraan Lebaran ini masih terasa, sehingga mungkin untuk pertama kalinya ya, pertama kalinya setelah Lebaran di sini, di Monas, di lapangan besar ini dibuatlah acara seperti ini. Jadi kalau rekan-rekan lihat di belakang ada Istana untuk rakyat, jadi diharapkan semuanya masyarakat bisa merayakan lebaran,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan 100 ribu kupon belanja senilai Rp500 ribu per orang bagi masyarakat, yang dapat digunakan untuk memperoleh berbagai kebutuhan sembako maupun produk dari pelaku usaha kecil.
Selain itu, sekitar 300 ribu porsi makanan dan minuman juga disiapkan secara gratis, serta berbagai hiburan rakyat dan wahana permainan anak turut dihadirkan.
“Tadi, laporan dari Pak Kapolda, lebih dari 100 ribu orang, dari jam 4 yang hadir ke sini, dan makin lama makin ramai mungkin 200 ribu, porsi makanannya saja 300 ribu, dan tadi laporannya sudah hampir habis, berarti ya, lebih dari segitu,” ucapnya.
Teddy menuturkan antusiasme masyarakat pun terlihat sangat tinggi sejak sore hari dan terus meningkat hingga malam hari.
Ke depan, pemerintah membuka peluang untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.
“Ini pertama kali tentunya pasti Bapak Presiden ingin yang terbaik, ya pasti akan rutin gitu ya,” pungkas Teddy.
Dari Monas, pesan itu terasa jelas bahwa Lebaran bukan hanya tentang perayaan tetapi energi kebersamaan yang bisa terus hidup, selama negara dan rakyat berjalan beriringan.
Acara ‘Istana untuk Rakyat’ ini merupakan kolaborasi antara Sekretariat Kabinet, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan Sekretariat Presiden. (Sumber : setkab.go.id)















Comments