BANJAR, REPORTASE9.ID – RSUD Ratu Zalecha Martapura kembali perkuat posisinya sebagai institusi kesehatan rujukan dengan meresmikan layanan terbaru, Poliklinik Forensik dan Medikolegal yang berlangsung di lobi ruang pemulasaraan jenazah beberapa waktu yang lalu.
Peresmian yang menandai babak baru dalam integrasi layanan kesehatan dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Banjar ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi, tenaga medis, serta staf RSUD Ratu Zalecha.
Kehadiran poliklinik ini merupakan respons strategis rumah sakit terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan medis yang bersinggungan dengan aspek legalitas.
Dalam rilis pada Rabu (8/4/2026), dr. Buyung menyampaikan poliklinik ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan instrumen krusial dalam mendukung objektivitas ilmu kedokteran di ranah hukum.
Ia menekankan setiap proses pelayanan di unit ini akan menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas.
“Poliklinik ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyajikan data medis yang akurat dan tepercaya. Kehadiran kami bertujuan untuk memberikan kepastian hukum melalui pembuktian medis yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dr. Buyung.
Senada dengan hal tersebut, Direktur RSUD Ratu Zalecha, Arief Rachman memberikan apresiasi tinggi atas terealisasinya unit layanan ini.
Menurutnya, inovasi ini adalah bagian dari visi besar rumah sakit untuk terus relevan dengan tantangan zaman.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang komprehensif. Kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat kini semakin kompleks, tidak hanya terbatas pada pengobatan fisik, tetapi juga dukungan medis dalam proses penegakan hukum,” tutur Arief.
Dengan hadirnya Poliklinik Forensik dan Medikolegal, RSUD Ratu Zalecha kini semakin siap melayani berbagai kebutuhan khusus, mulai dari pembuatan Visum et Repertum, saksi ahli, hingga konsultasi medikolegal lainnya.
Langkah ini sekaligus mengukuhkan RSUD Ratu Zalecha sebagai rumah sakit yang adaptif dan solutif bagi kebutuhan masyarakat dan aparat penegak hukum. (Sumber : Media Center Banjar)















Comments