BANJAR, REPORTASE9.ID – Memasuki hari ketiga Safari Ramadan pada Sabtu (21/2/2026), Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi bersilaturahmi dengan masyarakat, di Masjid Assyafa’ah, Desa Paring Tali, Kecamatan Simpang Empat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para staf ahli, asisten, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), direktur perusahaan daerah, habaib, ulama, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam rangkaian Safari Ramadan itu, Wakil Bupati Banjar menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya bantuan keuangan bersifat khusus kepada desa untuk perbaikan tempat ibadah dan sarana pendidikan sebesar Rp50 juta.
Selain itu, diserahkan bantuan Al-Qur’an bahasa Banjar, hibah keagamaan untuk Yayasan Berkah Bintang Sembilan sebesar Rp200 juta, paket sembako bagi masyarakat penerima manfaat, serta wakaf mukena dari TP PKK Kabupaten Banjar.
Dalam rilis pada Minggu (22/2/2026), Said Idrus mengatakan, Safari Ramadan merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke tingkat desa.
“Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, seperti peningkatan jalan, jembatan, irigasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, serta peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Said Idrus juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun, karena tanpa keterlibatan aktif masyarakat, pembangunan tidak akan memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan.
Selain itu Wakil Bupati Banjar 2 periode ini juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah di bulan suci ini.
“Ramaikan terus masjid ini dengan salat berjemaah, tarawih, dan tadarus Al quran,” ajaknya.
Sementara itu Pambakal Desa Paring Tali, Juhri menyampaikan rasa bangga masyarakat karena dapat bertatap muka langsung dengan wakil bupati dalam kegiatan silaturahmi tersebut, seraya berharap momentum tersebut membawa berkah bagi desa.
“Terutama bangunan masjid yang dibangun tahun 1980 ini, perlu mendapatkan perbaikan guna kenyamanan beribadah,” katanya.
Menjelang waktu berbuka puasa bersama, Habib Abdullah bin Agil menyampaikan tausiyah kepada jamaah.
Ia mengingatkan tentang perbuatan yang dapat menggugurkan pahala puasa meski puasanya tetap sah.
Menurutnya, perbuatan tersebut antara lain berdusta, menggunjing, mengadu domba, bersumpah palsu, serta memandang perempuan yang bukan muhrim dengan syahwat.
“Hati-hati jangan sampai kita seperti itu, hanya mendapat lelah tetapi pahalanya nol. Jauhi lima hal itu agar kita mendapatkan pahala yang seutuhnya,” tutupnya. (Sumber : Media Center Banjar)










Comments