KALSEL, REPORTASE9.ID – Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah melaksanakan pembinaan kesehatan reproduksi remaja di Pondok Pesantren Darul Ilmi, Banjarbaru pada 19 Desember 2025 lalu dengan menyasar santri kelas XI dan XII sebagai upaya pencegahan dini dalam menghadapi fase dewasa dan persiapan pranikah.
Pembinaan tersebut dilaksanakan sebagai respons atas tantangan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan pesantren yang memiliki pola hidup komunal serta keterbatasan ruang dialog terbuka terkait isu kesehatan reproduksi.
Berdasarkan Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025, di Provinsi Kalsel tercatat sebanyak 728.211 keluarga memiliki remaja, dengan pesantren menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan generasi muda.
Pondok Pesantren Darul Ilmi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perannya yang strategis dalam pembentukan karakter remaja dan memiliki total 1.816 santri yang terdiri dari 1.009 santri dan 807 santriwati, sehingga dinilai relevan sebagai sasaran intervensi kesehatan reproduksi yang terarah dan berkelanjutan.
Anwar Fauzi, salah satu pemateri yang membawakan materi kesehatan reproduksi dalam rilis pada Rabu (24/12/2025) menekankan pentingnya skrining organ reproduksi sejak usia remaja.
“Skrining merupakan langkah preventif yang dapat dilakukan melalui kunjungan kesehatan awal, pemeriksaan berkala bagi kelompok berisiko, hingga menjadi bagian dari persiapan pranikah,” katanya.
Demikian pula dengan Ustadz Mirza Maulana, pemateri yang menyampaikan materi dari perspektif keislaman, menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi dalam Islam merupakan amanah yang berkaitan dengan upaya menjaga kehormatan (hifdz al-‘irdh), menjaga jiwa dan keturunan (hifdz an-nafs wa an-nasl), serta membentuk remaja yang bertanggung jawab secara fisik, mental, dan spiritual.
“Melalui kegiatan pembinaan ini, pesantren diharapkan dapat menjadi ruang strategis dalam menanamkan literasi kesehatan reproduksi yang selaras dengan nilai-nilai agama,” katanya.
Ustadz Mirza menambahkan upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda Kalsel yang sehat, matang, dan siap membangun keluarga berkualitas. (Sumber : MC Kalsel)















Comments