Kota Banjarmasin

Seruan Aksi Jilid II: Mahasiswa Berdialog di Ruang Rapat DPRD, Dewan Janji Bawa Tuntutan ke Pusat

0

BANJARMASIN,REPORTASE9.ID– Setelah berorasi didepan gedung DPRD Kalsel. Permintaan mahasiswa untuk berdialog didalam gedung ruang rapat paripurna akhirnya dipenuhi.

Seruan massa aksi dari bebagai kampus di Banua ini di terima langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain mendesak pemerintah serta DPR RI menghentikan wacana Pilkada tidak langsung, menegaskan komitmen negara terhadap demokrasi elektoral langsung, serta membebaskan para pejuang demokrasi yang ditahan tanpa syarat.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut dilakukannya audit lingkungan secara independen dan transparan, disertai penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas krisis ekologis.

Kemudian mahasiswa menagih realisasi nota kesepahaman pembatalan penetapan Taman Nasional Meratus yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat adat karena minim kajian sosial dan lingkungan.

Tuntutan lainnya mencakup desakan kepada Presiden dan DPR RI agar segera mengesahkan undang-undang yang berpihak pada rakyat, serta meminta Kapolri bersikap tegas terkait tindakan represif aparat terhadap mahasiswa dalam aksi sebelumnya.

Jenderal Lapangan aksi, M Irfan Naufal, menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal isu tersebut hingga ada keputusan nyata dari pemerintah pusat.

“Kami akan terus mengawal agar DPRD Kalsel juga menyatakan sikap menolak Pilkada yang dipilih melalui DPRD,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hasil pada aksi hari ini telah diterima oleh DPRD Kalsel. Pihak Dewan berjanji akan menyampaikannya ke tingkat pusat untuk ditindaklanjuti.

Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi lanjutan kembali apabila tuntutan tersebut tidak mendapatkan kejelasan dan tindak lanjut yang konkret.

“Jika tidak ada hasil yang jelas, kami akan turun kembali,” pungkas Irfan.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like