Daerah

Sesuaikan Jam Operasional, Kebun Raya Banua Uji Coba Pelayanan Saat Buka Puasa

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – UPTD Kebun Raya Banua lakukan penyesuaian jam operasional selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sebagai bentuk penyesuaian terhadap jam kerja pegawai sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin berkunjung.

Dalam rilis pada Rabu (4/3/2026), Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto menyampaikan selama Ramadan, kawasan kebun raya dibuka untuk umum mulai pukul 14.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA.

“Selama bulan Ramadan memang ada penyesuaian, kurang lebih mengikuti jam kerja pegawai. Untuk pengunjung, kita buka dari jam 2 siang sampai jam 6 sore,” ujarnya di Banjarbaru pada Selasa (3/3/2026).

Meski terjadi pembatasan jam kunjungan di area utama, pengelola tetap menyediakan alternatif destinasi edukatif yang dapat diakses di luar jam tersebut, yakni di area Nature Exhibition yang dirancang sebagai ruang edukasi yang memperkenalkan berbagai tumbuhan endemik Kalsel kepada masyarakat.

“Di Nature Exhibition, pengunjung bisa mendapatkan pengenalan terhadap tumbuhan-tumbuhan endemik yang ada di Kalimantan Selatan. Konsepnya kurang lebih seperti museum,” jelas Rahmat.

Menurutnya, konsep pameran edukatif ini sebenarnya telah diperkenalkan sejak beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari penguatan fungsi konservasi dan edukasi Kebun Raya Banua, namun momentum Ramadan diharapkan dapat mendorong pergeseran minat kunjungan masyarakat ke area yang lebih bersifat edukatif dan reflektif.

“Memang sejak beberapa tahun kita sudah memperkenalkan spot ini. Harapannya di bulan Ramadan, kunjungan bisa lebih bergeser ke Nature Exhibition dibandingkan spot-spot wisata di area luar,” tambahnya.

Penyesuaian ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga efektivitas operasional selama Ramadan, tetapi juga untuk memperkuat peran Kebun Raya Banua sebagai pusat konservasi, penelitian, dan edukasi lingkungan di Kalsel.

Sementara itu Kebun Raya Banua juga berencana membuka jam operasional kunjungan hingga waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan yang merupakan respons atas tingginya minat masyarakat yang ingin melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di kawasan konservasi tersebut.

Rahmat menyampaikan sejak awal Ramadan pihaknya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat terkait kemungkinan menggelar buka puasa bersama di area kebun.

“Memang dari awal masuk bulan puasa ini banyak yang bertanya, apakah bisa buka puasa bersama di kebun. Kami merespons permintaan-permintaan dari pengunjung dan warga yang menghubungi admin melalui WhatsApp,” ujarnya.

Sebagai bentuk respons, pihak pengelola berencana melakukan uji coba kunjungan pada jam buka puasa bersama selama satu pekan penuh, mulai hari Senin hingga Minggu pada minggu depan.

“Mulai minggu depan kita coba selama satu minggu untuk membuka layanan tersebut,” tambahnya.

Rahmat mengakui, terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait kondisi penerangan di area kebun pada malam hari dan mengimbau masyarakat agar memahami keterbatasan tersebut.

“Kondisi penerangan menjadi tantangan bagi kami. Ini sebagai informasi awal agar pengunjung tidak terkejut jika pencahayaan di area kebun pada malam hari masih kurang mencukupi. Mudah-mudahan ke depannya ada penambahan fasilitas penerangan,” jelasnya.

Untuk mekanisme kunjungan, masyarakat dapat datang secara langsung tanpa reservasi, kecuali bagi rombongan dalam jumlah besar, karena pengunjung dengan jumlah di atas 20 orang disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu.

“Di atas 20 orang kami sarankan reservasi agar kami bisa menyiapkan tempat dan memantau kapasitas spot-spot untuk duduk buka puasa. Tujuannya supaya kami mengetahui jumlah pengunjung dan memastikan semuanya tetap nyaman,” terangnya.

Selama Ramadan, jam operasional Kebun Raya Banua juga mengalami penyesuaian dan jika pada hari biasa kebun dibuka sejak pagi, maka selama bulan puasa layanan dimulai pada pukul 14.00 WITA hingga waktu berbuka puasa.

“Kami menyesuaikan dengan kondisi bulan puasa. Kalau buka dari pagi seperti biasa mungkin kurang efektif karena rata-rata orang beristirahat di siang hari. Jadi kami buka menjelang sore, dari jam dua siang sampai waktu berbuka,” jelas Rahmat.

Selepas bulan Ramadan, jam operasional akan kembali normal seperti semula, yakni pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.

Kebun Raya Banua diharapkan dapat menjadi alternatif ruang terbuka hijau yang nyaman bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dan menikmati suasana Ramadan, sekaligus tetap menjaga ketertiban serta kelestarian kawasan kebun raya sebagai ruang edukasi dan konservasi. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah