HSU, REPORTASE9.ID – Warga Desa Bararawa, Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) gelar tradisi syukuran dan pemenuhan zakat kerbau rawa sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil ternak yang melimpah pada Selasa (23/12/2025).
Tradisi ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan desa, di samping budidaya ikan keramba dan aktivitas nelayan tangkap di kawasan rawa.
Syukuran tersebut dilaksanakan di sekitar kandang kerbau rawa atau Kalang Hadangan dalam bahasa Banjar, yang dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, camat, serta warga setempat yang datang menggunakan kelotok atau perahu bermotor.
Dalam kegiatan itu, warga memanjatkan doa syukur sekaligus menyalurkan zakat dari hasil penjualan ternak kerbau rawa kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan.
Dalam rilis pada Rabu (23/12/2025), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khairussalim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Bararawa yang konsisten menjaga tradisi tersebut.
Ia menegaskan kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati HSU dalam mewujudkan program “HSU Bangkit”.
“Salah satu program unggulan adalah meningkatkan produktivitas kerbau rawa. Tidak hanya dari sisi jumlah populasi, tetapi juga bagaimana meningkatkan nilai ekonomi lainnya, seperti pariwisata dan UMKM,” katanya.
Khairussalim berharap tradisi syukuran zakat kerbau rawa dapat dikembangkan menjadi ikon pariwisata daerah, sekaligus membangkitkan kembali wisata pacu balap kerbau rawa yang pernah populer di Kecamatan Paminggir.
“Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya yang ada di desa ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Camat Paminggir Ahmad Yani menilai tradisi Bazakat Hadangan (kerbau) memiliki potensi besar untuk dikemas sebagai rangkaian wisata unggulan di wilayahnya.
“Kami berharap kegiatan Bazakat Hadangan ini dapat dirangkai dengan fasilitas pacu balap kerbau rawa sehingga mampu menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian Kecamatan Paminggir, khususnya Desa Bararawa,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Bararawa Muhammad Latif menyampaikan rasa syukur atas hasil ternak kerbau rawa milik warganya yang terus menunjukkan peningkatan.
“Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, kami berharap hasil ternak ini dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Kami ingin peternakan kerbau rawa dapat terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Latif, tradisi syukuran ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga desa.
“Hasil ternak yang berlimpah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal,” katanya.
Sebagai informasi, kerbau rawa selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten HSU dalam mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Kemampuannya beradaptasi di lahan rawa dan tergenang menjadikan kerbau rawa sangat potensial untuk dikembangkan, khususnya di Kecamatan Paminggir. (Sumber : infopublik.id/MC HSU)















Comments