DaerahKabupaten Banjar

Tingkatkan Perlindungan Konsumen, DKUMPP Banjar Gelar Temu Konsumen 2025

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Tingkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pentingnya perlindungan konsumen, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menggelar Temu Konsumen 2025 di Aula kantor DKUMPP, Kamis pagi.

Sebanyak 35 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari perwakilan pelaku usaha, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), Perumda PBB, serta media.

Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi pelaku usaha untuk memahami regulasi terbaru terkait metrologi legal dan memastikan keakuratan alat ukur yang digunakan dalam transaksi perdagangan.

Kepala DKUMPP Banjar, I Gusti Made Suryawati menekankan, akurasi alat ukur merupakan hal yang sangat krusial dalam setiap transaksi perdagangan.

Menurutnya, ketepatan alat ukur, takar, dan timbang tidak hanya melindungi konsumen dari potensi kerugian, tetapi juga menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha.

“Alat ukur, takar dan timbang yang digunakan dalam transaksi perdagangan perlu dijaga kebenarannya. Ketidaksesuaian alat ukur dapat menimbulkan kerugian, baik bagi pelaku usaha maupun konsumen,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam penerapan Undang-Undang Metrologi Legal, termasuk para pengusaha, pengelola SPBU, dan SPPBE yang menjadi pengguna layanan sekaligus mitra dalam pelaksanaan tera dan tera ulang.

“Semoga kerja sama ini terus terjalin dan memberi manfaat bagi peningkatan indeks tertib ukur di Kabupaten Banjar,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kabid Kemetrologian dan Bina Usaha, Titin Hartati menjelaskan, Temu Konsumen digelar untuk memberikan informasi mengenai regulasi terbaru di bidang metrologi legal, menemukan solusi atas pengaduan layanan tera dan tera ulang, serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Hingga 10 November 2025, tercatat 5.367 unit UTTP telah terlayani, mulai dari posyandu dan puskesmas, pasar tradisional, hingga perusahaan, dengan beberapa permohonan masih dalam proses tindak lanjut,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari BSML Regional III dan PT Pertamina Patraniaga, yang menyampaikan informasi mengenai standarisasi dan perlindungan konsumen di sektor Migas, memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah