HSU, REPORTASE9.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berikan bantuan Program Rumah Layak Huni (RLH) Tahun 2025 kepada 3 warga Kabupaten HSU yang diserahkan langsung oleh Bupati HSU Sahrujani di salah satu rumah penerima bantuan pada Kamis (18/12/2025).
Adapun penerima manfaat program RLH tersebut yakni Norbah warga Desa Sungai Limas, Kecamatan Haur Gading; Syarkani warga Desa Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah; dan Syahrani warga Desa Padang Besar Hulu, Kecamatan Amuntai Utara.
Program RLH BAZNAS bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak dimana setiap penerima manfaat memperoleh dana stimulan sebesar Rp25 juta yang digunakan untuk renovasi rumah.
Dalam rilis pada Jumat (19/12/2025), Ketua BAZNAS HSU Zainal Abidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten HSU, para ASN dan PNS di lingkungan Pemkab HSU, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi melalui infak, sedekah, dan zakat, sehingga program RLH dapat terlaksana.
“Kami berharap ke depan partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga semakin banyak rumah yang bisa kita bedah dan manfaatkan bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu Bupati HSU Sahrujani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS HSU atas inisiatif dan konsistensinya dalam mempelopori program Rumah Layak Huni bagi masyarakat kurang mampu.
“Mudah-mudahan pada tahun 2026 hingga 2027, program bedah rumah atau rumah layak huni ini bisa kembali kita bangun dan diperluas,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Haji Jani ini juga mengungkapkan sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, guna membahas dukungan pemerintah pusat terhadap program bedah rumah di Kabupaten HSU.
Selain itu, ia telah menginstruksikan seluruh kepala desa agar dapat mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk membantu pembangunan minimal dua unit rumah layak huni di masing-masing desa.
“Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Kabupaten HSU juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar untuk pembangunan 590 unit rumah. Dengan skema tersebut, penanganan sekitar 3.000 rumah tidak layak huni di Kabupaten HSU diharapkan dapat dilakukan secara bertahap,” terang Sahrujani.
Pada kesempatan tersebut, Sahrujani bersama Ibu Norbah melakukan pemotongan pita sebagai tanda serah terima rumah sekaligus meninjau langsung kondisi bangunan hasil renovasi.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah HSU Adi Lesmana, Sekretaris dan jajaran BAZNAS HSU, Kapolsek, Danramil, Camat, Kepala Desa, aparat desa, serta warga setempat. (Sumber : infopublik.id/MC HSU)















Comments