KALSEL, REPORTASE9.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Sekda Kalsel) M. Syarifuddin diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair buka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Pengelolaan Pendapatan Daerah (FKPPD) di Banjarmasin pada Jumat (30/1/2026).
Miftahul Chair mengungkapkan FKPPD memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi, konsolidasi, serta pertukaran gagasan antar pengelola pendapatan daerah dalam rangka memperkuat kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) di seluruh kabupaten dan kota di Kalsel.
Menurutnya, pengelolaan pendapatan daerah merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah.
“Kemandirian fiskal yang kuat akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Miftahul Chair menegaskan tantangan pengelolaan pendapatan daerah ke depan semakin kompleks seperti dinamika regulasi, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta tuntutan peningkatan transparansi dan akuntabilitas mengharuskan seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi, adaptif, dan kolaboratif.
“Forum Komunikasi Pengelolaan Pendapatan Daerah ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga sarana untuk menyamakan persepsi dalam penerapan kebijakan pengelolaan pendapatan daerah. Selain itu, FKPPD diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota,” ucapnya.
Melalui pelaksanaan FGD tersebut, Miftahul Chair mendorong perumusan langkah-langkah strategis yang konkret dalam mengoptimalkan pendapatan daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Selain itu, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi-rekomendasi konstruktif yang dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing daerah.
“Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor, demi memajukan pengelolaan pendapatan daerah di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (Sumber : MC Kalsel)










Comments