KALSEL, REPORTASE9.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) gelar kegiatan Business Matching Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Ruang Rapat H. Maksid Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru pada Jumat (19/12/2025).
Kegiatan yang bertujuan memperluas pasar dan memperkuat kolaborasi usaha antar-BUMDes lintas provinsi ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel Iwan Ristianto beserta jajaran, serta tim BUMDes Provinsi Jawa Timur yang dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUED) DPMD Provinsi Jatim Endah Binawati Muriandini.
Kepala Dinas PMD Kalsel Iwan Ristianto mengatakan business matching ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan status dan kemandirian BUMDes di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, banyak produk unggulan BUMDes di Kalsel yang memiliki potensi besar namun belum memiliki akses pasar yang jelas.
“Sebetulnya produk unggulan BUMDes kita sangat banyak, hanya saja masih terkendala akses pemasaran dan informasi. Melalui kolaborasi dengan PMD Jawa Timur ini, BUMDes dapat saling bertukar informasi, bahan baku, hingga pasar,” ujarnya.
Iwan menambahkan, kerja sama antar-BUMDes lintas provinsi diharapkan dapat saling melengkapi kebutuhan usaha, baik dalam hal pemasaran produk maupun penyediaan bahan baku.
Ke depan, kegiatan serupa lanjutnya akan disosialisasikan lebih luas kepada BUMDes di kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.
“Tidak hanya dengan Jawa Timur, ke depan kami berharap kolaborasi ini juga bisa dilakukan dengan provinsi lain seperti Sulawesi, Jawa Barat, dan daerah lainnya. Namun karena sudah ada MoU dengan Jawa Timur, maka ini menjadi prioritas,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid PUED DPMD Provinsi Jatim Endah Binawati Muriandini menjelaskan kunjungan ke Kalsel merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemprov Jatim dan Pemprov Kalsel yang ditandatangani pada September lalu.
“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari misi dagang dan perjanjian kerja sama antara Dinas PMD Jawa Timur dan Dinas PMD Kalimantan Selatan. Tujuannya untuk mempertemukan langsung pelaku usaha BUMDes agar mendapatkan pasar yang berkelanjutan,” jelasnya.
Endah mengungkapkan Provinsi Jatim sebelumnya telah berhasil mencatatkan komitmen usaha antar-BUMDes senilai Rp6,1 miliar dengan Provinsi Sulawesi Selatan dan melalui business matching di Kalsel, pihaknya berharap capaian serupa bahkan lebih besar dapat terwujud.
Dalam kegiatan ini, Provinsi Jatim menghadirkan perwakilan Forum BUMDes dari Kabupaten Pasuruan, Jember, dan Gresik yang membawa beragam produk unggulan, seperti nanas tanpa duri, jeruk, kopi, beras premium, melon, batik, hingga produk ekoprint. Selain itu, potensi kerja sama pengolahan bahan baku seperti briket dari limbah sawit juga turut dijajaki.
“Kami berharap ada komitmen bersama agar kerja sama ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan pendapatan BUMDes di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan,” pungkas Endah. (Sumber : MC Kalsel)















Comments