BANJAR, REPORTASE9.ID – Guna memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) meningkatkan pengawasan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) di sejumlah wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUMPP Banjar, Linda Yuniati mengatakan, pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Perdagangan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketepatan takaran, kelayakan barang, serta kualitas bahan bakar minyak (BBM) tetap sesuai ketentuan.

“Sesuai arahan Kementerian Perdagangan, kemarin kami sudah melaksanakan pengawasan ke beberapa SPBU di Kecamatan Martapura Kota dan Martapura Barat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, tim melakukan pemantauan terhadap tiga SPBU di wilayah Martapura dan Martapura Barat. Sementara itu, tim lainnya bergerak melakukan pengawasan BDKT di sejumlah toko dan kios di Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar.
Di SPBU, pengawasan tidak hanya memastikan ketersediaan dan kualitas BBM, tetapi juga mencakup pemeriksaan mesin pompa dan segel tera.
“Kami periksa mesinnya, termasuk memastikan segel tera masih terpasang. Jika segel rusak, berarti ada perubahan yang harus ditelusuri,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tiga SPBU tersebut, seluruhnya dinyatakan memenuhi ketentuan dan tidak ditemukan pelanggaran, baik dari sisi takaran maupun kualitas.
“SPBU dalam kondisi aman. Pelabelan, kuantitas, hingga masa berlaku juga sesuai. Kami mengimbau konsumen agar tidak perlu khawatir,” katanya.
Pengawasan turut menyasar jasa ekspedisi, khususnya pada timbangan tera yang digunakan untuk pengiriman barang. Menurut Linda, akurasi timbangan menjadi aspek penting dalam perlindungan konsumen.
“Yang kami awasi di ekspedisi adalah timbangan teranya. Alhamdulillah, semuanya memenuhi standar,” ungkapnya.
Untuk barang dalam kemasan, pengecekan difokuskan pada tanggal kedaluwarsa serta kelayakan edar guna memastikan produk yang beredar di masyarakat masih layak konsumsi.
Terkait stok BDKT dan kebutuhan barang menjelang Lebaran, ia memastikan ketersediaannya masih mencukupi dan dalam kondisi aman.
Ke depan, DKUMPP Banjar berencana melanjutkan pengawasan kembali dengan menggandeng aparat kepolisian.
“Insyaallah hari Senin kami akan melakukan pengawasan bersama Polres Banjar ke SPBU lagi. Rencananya ada tiga SPBU tambahan yang akan diperiksa,” pungkasnya.
Pemerintah daerah menegaskan kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga perlindungan konsumen serta menjamin ketersediaan dan ketepatan takaran barang maupun BBM hingga momentum Idulfitri.










Comments