KALSEL, REPORTASE9.ID – Wisuda Universitas Terbuka (UT) tidak hanya menjadi momen kebanggaan bagi para wisudawan dan keluarga, tetapi juga memiliki makna strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin, diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, saat menghadiri kegiatan wisuda UT di Banjarmasin pada Selasa (7/4/2026).
Menurut Rusma, tema wisuda kali ini yaitu “Menuju Masa Depan Cemerlang Melalui Pendidikan Tinggi yang Inklusif, Inovatif, dan Adaptif” sangat relevan dengan tantangan zaman yang terus berkembang.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tersebut. Dunia pendidikan harus mampu menjadi motor penggerak perubahan yang inklusif, inovatif, dan adaptif,” katanya.
Rusma menyebutkan Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh telah menjadi contoh nyata dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata, termasuk bagi masyarakat di daerah-daerah di Kalsel.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berharap para lulusan mampu menjadi bagian dari solusi dan agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun lingkungan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung lahirnya generasi unggul dan berakhlak,” ucapnya.
Rusma juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Hanya mereka yang mau terus berinovasi yang akan mampu bertahan dan berhasil. Jadilah pribadi yang tidak hanya mengejar kesuksesan diri, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah,” tambahnya.
Adapun jumlah wisudawan Universitas Terbuka dalam wisuda kali ini diikuti sebanyak 476 wisudawan, dengan rincian Fakultas Ekonomi dan Bisnis 160 orang, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 197 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 87 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 16 orang, serta Sekolah Vokasi 16 orang. (Sumber : MC Kalsel)











Comments