Kabupaten Banjar

Plaza Pelayanan Publik Gambut Segera Dibangun, Proyek Rp3 Miliar Dilelang Terbuka

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Lelang Terbuka pembangunan Plaza Pelayanan Publik di Kecamatan Gambut mulai dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui DPMPTSP dengan pagu anggaran sekitar Rp3,025 miliar dari APBD tahun 2026.

Sekretaris DPMPTSP Banjar, Muhammad Ihsan mengatakan, proses pengadaan saat ini telah memasuki tahap tender, di mana para penyedia jasa konstruksi mulai mengikuti tahapan pemasukan penawaran.

Sekretaris DPMPTSP Banjar, Muhammad Ihsan Saat di Wawancarai (Foto: Rahman/R9)

“Sekarang sudah tahap tender. Para penyedia yang berminat sedang berkompetisi memasukkan penawaran untuk mengerjakan pembangunan tersebut,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (30/04/2026).

Pembangunan ini direncanakan berlokasi di samping Kantor Kecamatan Gambut, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Kilometer 14,8, di atas lahan milik Pemkab Banjar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan publik, terutama bagi masyarakat yang berada cukup jauh dari pusat pelayanan.

Menurutnya, selama ini layanan publik terpadu masih menempati bangunan sewaan, sehingga belum optimal dari sisi pengembangan fasilitas. Dengan pembangunan gedung sendiri, pemerintah daerah memiliki keleluasaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Nanti kalau sudah punya gedung sendiri, fasilitas bisa terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Secara teknis, bangunan yang akan dikerjakan berupa gedung permanen dua lantai dengan konstruksi beton. Di dalamnya akan disediakan berbagai loket pelayanan dari sejumlah instansi, seperti layanan administrasi kependudukan, perizinan terpadu (PTSP), layanan sosial, hingga layanan perpajakan atau Samsat.

Untuk tahap awal, pekerjaan difokuskan pada pembangunan struktur gedung beserta instalasi dasar seperti kelistrikan dan perpipaan. Sementara fasilitas pendukung seperti halaman, pagar, dan area parkir akan dilanjutkan secara bertahap.

Jika proses tender berjalan lancar, kontrak pekerjaan ditargetkan dapat dilakukan pada pertengahan Mei 2026. Selanjutnya, pelaksanaan fisik pembangunan diperkirakan mulai awal Juni 2026.

Ia menambahkan, proses penentuan pemenang lelang dilakukan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) dengan mempertimbangkan kelengkapan administrasi, kemampuan teknis, serta penawaran harga yang kompetitif.

“Semua proses dilakukan secara terbuka melalui sistem. Nanti pemenangnya juga bisa dilihat secara transparan,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like