BANJARBARU,REPORTASE9.ID – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, memberikan contoh nyata dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan mengikuti pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru di kediamannya, Kamis (2/7/2026).
Kehadiran petugas BPS disambut langsung oleh Wali Kota Lisa yang mengikuti seluruh tahapan pendataan sesuai prosedur. Mulai dari pendataan anggota keluarga dan aktivitas usaha, pengisian data melalui aplikasi digital, dokumentasi lapangan sebagai bagian dari proses verifikasi, hingga penandatanganan persetujuan responden.
Sebagai penanda pendataan telah selesai, petugas memasang stiker resmi Sensus Ekonomi 2026 di rumah dinas Wali Kota. Melalui partisipasinya tersebut, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Alhamdulillah, hari ini ulun telah menerima pendataan Sensus Ekonomi 2026 oleh petugas BPS Kota Banjarbaru. Ulun mengajak seluruh warga Banjarbaru untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur,” ujarnya.
Ia menilai setiap informasi yang diberikan masyarakat akan menjadi gambaran nyata kondisi perekonomian daerah. Semakin akurat data yang dihimpun, semakin tepat pula kebijakan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 untuk mewujudkan Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera. Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Wali Kota Lisa menjelaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi akan menjadi acuan dalam merumuskan strategi pengembangan dunia usaha, memperkuat sektor UMKM, menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing ekonomi Banjarbaru.
Ia juga menyebut momentum pelaksanaan SE2026 sangat penting di tengah tren pertumbuhan ekonomi Banjarbaru yang terus menunjukkan peningkatan.
Sepanjang 2025, ekonomi Kota Banjarbaru tumbuh sebesar 6,49 persen dan kembali meningkat menjadi 6,88 persen pada Triwulan I Tahun 2026, tertinggi di Kalimantan Selatan. Capaian tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk mempercepat pembangunan berbasis data yang valid dan mutakhir.
Wali Kota Lisa berharap hasil sensus mampu memberikan potret menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah sehingga pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap data hasil sensus menjadi landasan penyusunan kebijakan yang mampu memperkuat daya saing daerah, mendorong pertumbuhan investasi, memperluas kesempatan kerja, dan mewujudkan Banjarbaru yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Lisa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas lapangan BPS yang bertugas menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia berpesan agar seluruh petugas tetap menjaga profesionalisme, integritas, serta mengedepankan sikap santun saat melakukan pendataan.
“Jadilah pejuang data yang mampu membangun kepercayaan masyarakat sehingga data yang berhasil dihimpun benar-benar berkualitas dan memberi manfaat bagi kemajuan Kota Banjarbaru,” pesannya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik setiap 10 tahun sekali untuk memotret seluruh aktivitas usaha di luar sektor pertanian. Di Kota Banjarbaru, sebanyak 240 petugas diterjunkan melakukan pendataan yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Pemerintah Kota Banjarbaru pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima petugas yang dilengkapi identitas resmi BPS serta memberikan data secara jujur, lengkap, dan akurat.
Data yang terkumpul diharapkan menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih presisi guna mewujudkan Banjarbaru yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.











Comments