BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar untuk pertama kalinya mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama melalui mekanisme Manajemen Talenta atau Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA). Melalui mekanisme yang mengacu pada sistem merit tersebut, empat pejabat tersebut dilantik langsung oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Jumat (17/07/2026)
Empat pejabat pimpinan tinggi pratama resmi menempati posisi baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Faisal dipercaya memimpin Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) setelah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DKISP. Jabatan Kepala Dinas Kesehatan kini diemban Noripansyah yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Akhmad Jarkawi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah mendapat amanah sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan. Adapun Yuana Karta Abidin yang sebelumnya menjabat Camat Sambung Makmur dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar.
Bupati Banjar, H Saidi Mansyur mengatakan, pelantikan kali ini memiliki makna penting karena menjadi tonggak penerapan Manajemen Talenta dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kabupaten Banjar.

“Jika sebelumnya kita terbiasa dengan mekanisme seleksi terbuka atau lelang jabatan konvensional, maka hari ini Pemerintah Kabupaten Banjar mengimplementasikan Manajemen Talenta atau Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi Sistem Merit sebagaimana diamanatkan dalam PermenPANRB Nomor 3 Tahun 2020. Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja yang terukur secara digital dan objektif melalui data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Ini adalah kali pertama Kabupaten Banjar menggunakan mekanisme ini untuk mengisi jabatan eselon II. Tujuannya jelas, kita ingin menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat (the right man on the right place) demi akselerasi pembangunan di Kabupaten Banjar,” katanya.
Ia juga menegaskan, pejabat yang terpilih melalui Sistem Manajemen Talenta memiliki rekam jejak dan potensi yang baik. Namun, menurutnya, capaian tersebut harus dibuktikan melalui kinerja nyata.
Ia meminta Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Satpol PP memprioritaskan penguatan pelayanan dasar dan ketertiban umum. Sementara Kepala DKISP diminta mempercepat digitalisasi birokrasi melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sedangkan Staf Ahli Bupati diharapkan mampu memberikan masukan yang strategis dan inovatif bagi pimpinan daerah.
Ia juga mengingatkan, seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi. Menurutnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan janji kepada Tuhan dan masyarakat Kabupaten Banjar.
Ke depan, pengisian jabatan melalui Manajemen Talenta akan terus dievaluasi dan dikembangkan untuk posisi strategis lainnya. Saidi berharap seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banjar terus meningkatkan kapasitas diri karena sistem tersebut memberikan kesempatan yang sama bagi pegawai berprestasi untuk menduduki jabatan strategis.
“Selamat bekerja kepada pejabat yang baru dilantik. Mari kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten Banjar yang lebih Maju, Mandiri, dan Agamis,” pungkasnya.











Comments