Kabupaten Banjar

Kabupaten Banjar Jadi Daerah Pertama di Kalsel Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Apresiasi

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar yang menjadi pemerintah daerah pertama di Kalimantan Selatan (Kalsel) menerapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Apresiasi tersebut disampaikan Analis SDM Aparatur Ahli Madya BKN Regional 8 Kalimantan, Misrah usai menyaksikan pelantikan empat pejabat JPT Pratama yang untuk pertama kalinya dilakukan melalui mekanisme Manajemen Talenta, Jumat (17/07/2026).

“Kami dari BKN memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Di wilayah kerja Kantor Regional BKN yang mencakup Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Banjar menjadi yang pertama menerapkan Manajemen Talenta. Jadi selamat untuk Pemerintah Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut menjadi langkah maju dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) karena seluruh proses didasarkan pada data yang objektif, mulai dari kompetensi, kinerja, moralitas, integritas, riwayat jabatan hingga kualifikasi pendidikan.

Ia menjelaskan, konsep Manajemen Talenta tidak lagi menempatkan pegawai hanya menunggu kesempatan promosi. Sebaliknya, pegawai dengan rekam jejak terbaik akan masuk dalam kelompok talenta yang dipersiapkan mengisi jabatan strategis.

“Kalau datanya bagus, kinerjanya bagus, moralitas dan integritasnya bagus, kualifikasi pendidikannya bagus, riwayat jabatannya juga bagus, maka dia akan dilamar oleh jabatan. Karier yang akan mengejar pegawai tersebut,” jelasnya.

Misra optimistis penerapan sistem ini akan membuat pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Banjar semakin cepat dan terencana. Ke depan, kebutuhan pejabat pelaksana tugas (Plt) maupun pelaksana harian (Plh) diharapkan dapat diminimalkan karena pemerintah daerah telah memiliki talent pool yang siap mengisi jabatan kosong.

“Harusnya ke depan sudah tidak ada lagi Plt atau Plh yang terlalu lama, karena talenta sudah tersedia. Di dalam sistem sudah dipetakan kebutuhan tiga bulan, enam bulan, satu tahun bahkan sampai lima tahun ke depan,” paparnya.

Ia juga menambahkan, keberhasilan implementasi Manajemen Talenta tidak hanya bergantung pada sistem yang disiapkan BKN, tetapi juga komitmen pejabat pembina kepegawaian (PPK) di daerah.

“Yang paling utama adalah komitmen kepala daerah selaku PPK. Alhamdulillah Bupati Banjar memiliki komitmen untuk menerapkan sistem ini sehingga implementasinya bisa berjalan,” tambahnya.

Meski ada beberapa daerah telah lebih dulu menerapkan Manajemen Talenta, untuk wilayah Kalsel, Kabupaten Banjar menjadi pemerintah daerah pertama yang mengimplementasikan sistem tersebut.

“BKN menyiapkan kebijakan dan sistemnya. Yang bekerja keras adalah pemerintah daerah melalui komite talenta. Dampak dari implementasi ini nantinya akan dirasakan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like