Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Segera Isi Lima JPT Pratama Lewat Sistem Manajemen Talenta

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar akan kembali menerapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) untuk mengisi lima Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang hingga kini masih kosong. 

Langkah tersebut menyusul pelantikan perdana empat pejabat JPT melalui mekanisme manajemen talenta yang dinilai lebih efektif dibanding seleksi terbuka.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea usai menyaksikan pelantikan empat pejabat JPT Pratama melalui SIMATA di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Jumat (17/07/2026).

Lima jabatan yang masih belum terisi yakni Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Banjar.

Yudi mengatakan, penerapan SIMATA pada pelantikan kali ini memberikan banyak keuntungan, mulai dari efisiensi waktu dan anggaran hingga proses seleksi yang lebih terukur karena didasarkan pada data kompetensi, kinerja, dan rekam jejak aparatur sipil negara (ASN).

“Ini menjadi pelantikan pertama menggunakan Sistem Manajemen Talenta. Kami melihat banyak keuntungan, terutama dari sisi efisiensi anggaran dan waktu. Karena itu, sistem ini akan kembali digunakan pada seleksi JPT berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, sistem tersebut telah memetakan ASN yang memiliki potensi terbaik sehingga proses seleksi menjadi lebih sederhana. Dari kelompok talenta yang tersedia, pemerintah akan menyaring lima kandidat terbaik sebelum diajukan kepada Bupati Banjar untuk menentukan tiga nama yang akan dipilih.

“Di sistem sudah tersedia orang-orang terbaik. Dari situ kita ambil lima orang, kemudian diseleksi lagi khusus untuk JPT, lalu diajukan kepada Bupati untuk memilih tiga besar,” jelasnya.

Meski menggunakan sistem digital, ia menegaskan, tahapan seleksi seperti uji kompetensi teknis dan wawancara tetap dilaksanakan. Perbedaannya, proses penjaringan awal kini dilakukan melalui SIMATA sehingga tidak perlu lagi memulai seleksi dari awal.

Ia optimistis mekanisme tersebut mampu mempercepat pengisian jabatan yang kosong. Jika sebelumnya proses seleksi terbuka dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan, melalui SIMATA seluruh tahapan diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua pekan.

“Kita usahakan jabatan yang masih diisi Plt secepatnya dapat diisi pejabat definitif, karena sistem ini sudah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dengan penerapan SIMATA, Pemkab Banjar juga menargetkan kekosongan jabatan strategis dapat diminimalkan sekaligus memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like