BANJARMASIN, REPORTASE9.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin hadiri Upacara Penutupan Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih Tahun 2026 pada pada Jumat (31/7/2026).
Upacara penutupan digelar di Lapangan Lambung Mangkurat, Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru yang dipimpin langsung oleh Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai, Brigadir Jenderal TNI-AD Ali Akhwan.
Pendidikan SPPI Koperasi Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk mencetak penggerak koperasi di tingkat desa, kelurahan, dan komunitas nelayan. Selama pelatihan, para peserta dibekali materi manajemen koperasi, kewirausahaan, digitalisasi, serta penguatan nilai-nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi.
Dalam rilis pada Sabtu (1/8/2026), Sekda Ichrom Muftezar menyampaikan apresiasi kepada Rindam atas pelaksanaan pendidikan dan pelatihan.
“Alhamdulillah mewakili Bapak Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, untuk menghadiri penutupan Diklat SPPI KDMP di Rindam. Barusan yang memimpin upacara penutupan langsung dari Komandan Rindam, Bapak Brigjen Ali Ikhwan,” ujarnya.
“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan selamat dan sukses untuk seluruh alumni SPPI yang diberikan pendidikan dan pelatihan di Rindam Kalimantan Selatan. Semoga ilmu yang didapat itu bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Kota Banjarmasin khususnya, dan juga masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Karena peserta yang dilakukan pendidikan dan pelatihan di Rindam ini bukan hanya dari Kalsel, tapi juga dari luar Kalimantan Selatan,” lanjut Seoda.
Ichrom juga menegaskan dukungan Pemko Banjarmasin terhadap program prioritas nasional.
“Sekali lagi, selamat dan sukses. Mudah-mudahan apa yang diinginkan oleh Presiden Prabowo dalam program prioritas beliau terkait dengan Koperasi Merah Putih bisa betul-betul diimplementasikan dan memberikan manfaat untuk rakyat Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Danrindam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI-AD Ali Akhwan menyampaikan total peserta yang mengikuti SPPI KDKMP 2026 di wilayah Kalimantan berjumlah 2.241 orang. Untuk Kota Banjarmasin sendiri, sebanyak 934 orang dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan SPPI KDKMP 2026. Saya sebagai Dankolat 12 yang membawahi wilayah Kalimantan, yaitu di Singkawang, di Banjarmasin, dan di Balikpapan. Untuk total siswa adalah 2.241 orang, di mana yang di Banjarmasin ini ada 934 orang yang tadi dinyatakan lulus. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan tidak kurang suatu apa pun,” jelasnya.
Menurutnya, tujuan utama SPPI KDKMP adalah membantu program pemerintah dalam perbaikan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, sesuai Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan.
“Jadi, mereka ini adalah para sarjana lulusan S1 maupun S2 yang mempunyai ilmu pendidikan reguler. Bahkan kemarin saya di Balikpapan menemukan ada yang sudah S2 dan mempunyai usaha UMKM sendiri dengan omzet yang luar biasa,” tambahnya.
Ali Akhwan berharap para lulusan dapat menjadi pionir pembangunan ekonomi di daerah penugasan masing-masing.
“Mereka sudah mempunyai dasar ilmu di bidangnya masing-masing, kemudian dilatih di sini dengan mental, tanggung jawab, serta leadership. Diharapkan mereka bisa menjadi pionir atau leader bagi peningkatan pembangunan ekonomi di wilayah tempat penugasan masing-masing, sesuai dengan disiplin ilmu yang mereka miliki,” pesannya. (Sumber : Prokom Banjarmasin)











Comments