BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Bawahan Seberang terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Posyandu Siklus Hidup yang digelar di Balai Desa Bawahan Seberang, Rabu (15/07/2026). Kegiatan ini menghadirkan layanan kesehatan terpadu bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia).
Pelaksanaan Posyandu Siklus Hidup merupakan bentuk pengembangan layanan kesehatan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada ibu dan anak, tetapi juga menjangkau seluruh tahapan kehidupan warga. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama kader Posyandu, Pemerintah Desa Bawahan Seberang, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Mataraman.
Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai layanan kesehatan. Para balita menjalani penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang, serta memperoleh imunisasi dan vitamin sesuai kebutuhan. Di sisi lain, kelompok remaja mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta penyuluhan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dan kebiasaan merokok.

Sementara itu, pelayanan bagi lansia difokuskan pada deteksi dini berbagai penyakit yang kerap dialami pada usia lanjut. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta memberikan konsultasi mengenai pola hidup sehat dan pengelolaan penyakit tidak menular.
Pembakal Desa Bawahan Seberang, Fahmi Fauzi mengatakan, Posyandu Siklus Hidup menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan di tingkat desa.
“Melalui Posyandu Siklus Hidup ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya masing-masing. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, berbagai masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat yang tinggi juga menjadi indikator positif terhadap kebutuhan layanan kesehatan yang dekat dan mudah dijangkau. Salah seorang kader Posyandu menyebutkan bahwa peserta yang hadir berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat baik. Warga datang dengan kesadaran sendiri untuk memeriksakan kesehatannya. Ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan berbasis desa sangat dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Keberadaan Posyandu Siklus Hidup diharapkan mampu menjadi sarana pemantauan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Selain memberikan pelayanan kesehatan dasar, kegiatan ini juga menjadi media edukasi untuk membangun pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Pemerintah Desa (Pemdes) Bawahan Seberang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan sehingga masyarakat memiliki akses layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah, dan berkesinambungan demi mewujudkan warga desa yang sehat, produktif, dan berkualitas.

















Comments