InfrastrukturKota Banjarbaru

Jalan Purnawirawan-Guntung Manggis Dikebut, Dorong Konektivitas dan Ekonomi

0

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Akses penghubung dari Jalan Purnawirawan menuju Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, mulai menunjukkan progres pembangunan. Kehadiran ruas jalan baru ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat sekaligus membuka potensi pertumbuhan kawasan baru.

Pembangunan Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis merupakan bagian dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang masuk dalam 14 trase jalan lingkar yang diinisiasi Pemerintah Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby.

Proyek tersebut dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan dengan nilai kontrak sekitar Rp35,4 miliar. Pekerjaan dipercayakan kepada PT Multi Prasarana Utama, sementara konsultan pengawas yakni PT Prima Cipta Karsa Sabbapathamam (KSO)–PT Petra Penida Energi Indonesia.

Ruas jalan yang dibangun memiliki panjang 2,175 kilometer. Lebar aspal mencapai 5,5 meter, sedangkan lebar badan jalan sekitar 8,5 meter.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru Eka Yuliesda Akbari turut meninjau langsung proses pengaspalan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai target serta memenuhi standar pembangunan yang telah ditetapkan.

Menurut Lisa, pembangunan ruas tersebut tidak hanya ditujukan untuk menambah jaringan jalan, tetapi juga membuka akses bagi kawasan yang selama ini masih terbatas konektivitasnya.

“ tentunya jalan baru ini membuka daerah terisolir yang selama ini tidak memiliki akses dan diharapkan mampu menumbuhkan titik-titik pertumbuhan baru di Kota Banjarbaru,” ujar Lisa, Kamis (20/8/2026) kemarin.

Dengan tersambungnya Jalan Purnawirawan ke kawasan Guntung Manggis, mobilitas warga diharapkan semakin mudah. Jalur tersebut juga diproyeksikan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendorong munculnya aktivitas ekonomi baru di kawasan sekitar.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemko Banjarbaru dalam mengembangkan sistem transportasi yang lebih terintegrasi. Keberadaan jalur alternatif diharapkan dapat membantu mengurai beban lalu lintas pada ruas utama seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Pengembangan 14 trase jalan lingkar tersebut ke depan diharapkan membentuk jaringan konektivitas antarkawasan yang semakin kuat. Selain mendukung kelancaran transportasi, pembangunan infrastruktur ini diarahkan untuk membuka akses, menggerakkan perekonomian, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di Kota Banjarbaru.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like