InfrastrukturNasional

Kementerian ESDM Nyatakan Kondisi Kelistrikan di Kalimantan Mulai Membaik

0

NASIONAL, REPORTASE9.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan kondisi sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan kini telah membaik, setelah sempat mengalami pemadaman di sejumlah titik akibat gangguan teknis dan kegiatan pemeliharaan infrastruktur.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, melalui keterangan resmi pada Kamis (6/8/2026).

Tri mengatakan pemadaman tersebut dipicu oleh kendala pada pasokan listrik impor dari Malaysia, serta pelaksanaan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang berlangsung secara bersamaan di wilayah tersebut.

Di saat yang sama, PT PLN (Persero) juga mencatat adanya gangguan teknis pada generator PLTU Asam-Asam, serta kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit Independent Power Producer (IPP) yang mengurangi pasokan ke Sistem Interkoneksi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Kemarin karena listrik impornya dari Malaysia itu ada kendala, jadi ada pemadaman beberapa. Terus kemudian ada maintenance di satu tempat itu. Nah, itulah yang menyebabkan pemadaman. Sekarang rasanya sudah mendingan,” kata Tri.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) terus melakukan percepatan pemulihan sejumlah unit pembangkit pada Sistem Interkoneksi Kalimantan yang mengalami gangguan guna menjaga keandalanan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).

“Bersama pengelola pembangkit dan seluruh pemangku kepentingan, PLN mengerahkan personel terbaik serta memperkuat koordinasi teknis agar pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat segera kembali optimal,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng), Iwan Soelistijono pada Rabu (29/7/2026).

Iwan mengatakan gangguan terjadi pada generator PLTU Asam-Asam, serta kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit Independent Power Producer (IPP).

Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya kemampuan pasok sistem sehingga berdampak pada terbatasnya pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah. (Sumber : infopublik.id)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like