REPORTASE9.COM, JAKARTA – Mengantisipasi meluasnya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah cepat dengan menerjunkan personel, armada Armored Water Cannon (AWC), hingga penyediaan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak.
Langkah mitigasi awal tersebut difokuskan untuk mengurangi paparan abu vulkanik terhadap saluran pernapasan masyarakat, mengamankan ruang jalan dari bahaya debu beterbangan, serta mendampingi warga dan calon penumpang yang terhambat di kawasan bandara.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa pengerahan jajaran ini merupakan bentuk pelayanan langsung agar aktivitas masyarakat tetap berjalan aman di tengah potensi bahaya abu vulkanik.
“Langkah-langkah yang dilakukan jajaran Polri ini merupakan upaya awal mitigasi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kami melakukan penyemprotan jalan, membagikan masker, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Isir.
Selain penanganan langsung di lapangan, Polri meminta seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar gedung.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan abu vulkanik,” kata Isir.
Menanggapi adanya potensi gangguan moda transportasi darat maupun udara akibat jarak pandang dan sebaran abu, Isir meminta masyarakat, khususnya pengguna jasa penerbangan, untuk bersabar mengkuti prosedur keselamatan dari otoritas terkait.
“Bagi masyarakat yang perjalanan maupun penerbangannya terdampak, kami mengimbau untuk tetap tenang dan bersabar. Ikuti seluruh arahan dan informasi dari otoritas bandara serta pihak terkait. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” ujar Isir.
Polri juga mengimbau warga agar tidak termakan isu liar atau informasi tak terverifikasi mengenai status erupsi. Apabila membutuhkan pertolongan darurat maupun layanan kepolisian, warga dapat langsung memanfaatkan aplikasi Super App Polri atau menghubungi Layanan Call Center 110.
“Polri bersama seluruh stakeholder akan terus memonitor perkembangan situasi dan melakukan langkah mitigasi lanjutan sesuai kebutuhan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman, tenang, dan mendapatkan pelayanan yang diperlukan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Super App Polri maupun Call Center 110,” tutup Isir.

















Comments