BANJARBARU,REPORTASE9.ID – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Backstager Indonesia Kalimantan Selatan menunjukkan kepeduliannya melalui rangkaian aksi sosial. Kegiatan tersebut meliputi sahur on the road hingga penyaluran zakat kepada panti asuhan dan rumah tahfizh Al-Qur’an.
Aksi sosial ini digelar pada Rabu (18/3/2026) kemarin, dengan menyasar anak-anak di Yayasan Rumah Tahfizh Tajaka, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kalimantan Selatan. Selain itu, para pegiat industri event juga turun langsung ke jalan pada malam-malam ganjil untuk membagikan makanan sahur kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian para pelaku industri event di Kalimantan Selatan, sekaligus momentum mempererat solidaritas di antara komunitas “orang event” yang selama ini lebih banyak disibukkan dengan aktivitas lapangan.

Plt Ketua DPD Forum Backstager Indonesia Kalsel, Galih Arum Denny, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan dari pengurus pusat untuk menyalurkan zakat mal kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Di bulan penuh berkah ini, kegiatan ini semakin menambah rasa syukur kami, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar Event Organizer di Banjarbaru dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesibukan para pelaku event kerap membuat mereka jarang berkumpul. Melalui kegiatan sosial ini, diharapkan hubungan antar pelaku industri event semakin solid dan mampu menciptakan ekosistem yang sehat di Kalimantan Selatan.
Forum Backstager Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi para pekerja di balik layar industri event, mulai dari pemilik event organizer, vendor, hingga pekerja lepas di sektor kreatif. Saat ini, organisasi tersebut telah memiliki sekitar 28 DPD yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.
Selain menjadi ruang kolaborasi, Backstager Indonesia juga berperan dalam meningkatkan profesionalisme industri event melalui standarisasi kualitas kerja serta pengembangan sumber daya manusia, agar pelaku event lokal mampu bersaing di tingkat global.
Tak hanya itu, organisasi ini juga menjalin kemitraan dengan pemerintah, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif, khususnya di sektor event.
Melalui kegiatan ini, Backstager Indonesia DPD Kalsel ingin menegaskan bahwa kesuksesan industri event tidak hanya diukur dari kemegahan acara, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama. Semangat berbagi dan kolaborasi ini pun diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi pelaku industri kreatif lainnya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.















Comments