BANJAR, REPORTASE9.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Banjar Bersholawat 2026, yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Senin (10/8/2026) malam.
Kegiatan Banjar Bersholawat menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf yang diperkirakan meningkatnya aktivitas masyarakat menuju lokasi acara, sejumlah ruas jalan akan diberlakukan pembatasan dan pengalihan arus kendaraan.
Kepala Dishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan sekaligus menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
“Rekayasa ini kami lakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Kami mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama pada saat mulai diberlakukannya pengalihan arus,” ujarnya.
Berdasarkan rekayasa yang telah disiapkan, mulai pukul 18.30 WITA, Jalan Kenanga akan ditutup total dan digunakan untuk parkir VIP. Pada waktu yang sama, angkutan barang dialihkan melalui jalur bypass Sei Ulin–Mataraman, tepatnya di kawasan H. Duan dan Bundaran Banjarbaru.
Selanjutnya, mulai pukul 20.00 WITA hingga kegiatan selesai, kendaraan dari arah Banjarbaru akan dialihkan melalui Jalan Menteri Empat dan/atau Jalan Albasia. Sedangkan kendaraan dari arah Hulu Sungai menuju Banjarbaru akan dialihkan melalui Jalan berlian menuju Lampu Merah Sekumpul.
Dishub Banjar juga menyiapkan sejumlah titik pengaturan dan kantong parkir di sekitar kawasan kegiatan. Pengendara diimbau tidak memaksakan diri memasuki ruas jalan yang telah ditutup maupun jalur yang sedang dialihkan.
“Untuk masyarakat yang akan menghadiri Banjar Bersholawat, kami minta memperhatikan rambu-rambu dan petunjuk petugas. Sedangkan masyarakat yang tidak berkepentingan menuju lokasi kegiatan, sebaiknya memilih jalur alternatif agar tidak terjebak kepadatan,” imbaunya.
Ia juga menambahkan, pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan suasana bersholawat dengan nyaman, berkendara dengan aman, sekaligus menghindari terjadinya kemacetan di sekitar lokasi kegiatan.
Ia juga mengingatkan, para pengendara untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan tidak menerobos pembatas yang telah dipasang petugas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Ikuti arahan petugas dan utamakan keselamatan serta kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Dengan adanya rekayasa tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. Banjar Bersholawat diharapkan berlangsung aman, tertib dan lancar tanpa menimbulkan kemacetan yang mengganggu aktivitas masyarakat.
















Comments