REPORTASE9.ID – Pertumbuhan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap atau PV Rooftop membuka peluang baru dalam pengembangan bisnis energi terbarukan. Kesiapan sumber daya manusia hingga kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi salah satu kunci untuk menangkap peluang tersebut.
Hal ini turut menjadi perhatian PLN Icon Plus melalui pelaksanaan PV Academy di Yogyakarta. Kegiatan tersebut membekali peserta dengan pemahaman mengenai pasar PV Rooftop, strategi pemasaran, pengembangan bisnis hingga penyusunan rencana aksi.
PV Academy juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat pemahaman mengenai ekosistem PV Rooftop di Indonesia. Peserta diarahkan agar mampu menerjemahkan potensi pasar menjadi strategi yang dapat diterapkan di masing-masing wilayah.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana mengatakan, PV Rooftop memiliki potensi menjadi salah satu sektor pertumbuhan bisnis energi ke depan.
“PV Rooftop merupakan salah satu peluang pertumbuhan bisnis energi ke depan. Kita harus memastikan kapabilitas tim, pemahaman pasar, dan kemampuan eksekusi terus diperkuat agar setiap peluang dapat dikonversi menjadi bisnis yang memberikan nilai bagi pelanggan dan perusahaan,” ujarnya Selasa (11/8/2026).
Menurut Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, pengembangan bisnis PV Rooftop juga harus berangkat dari kebutuhan pelanggan.
“Kita tidak cukup hanya menawarkan produk. Tim harus memahami kebutuhan pelanggan, menentukan solusi yang tepat, dan memastikan proses penjualannya berjalan efektif. Fokusnya adalah bagaimana peluang pasar dapat dikonversi menjadi transaksi dan pertumbuhan bisnis,” katanya.
Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra menilai, kesiapan eksekusi di masing-masing unit menjadi bagian penting dalam mengembangkan pasar PV Rooftop.
“Setelah memahami pasar dan strateginya, tantangannya adalah eksekusi. Karena itu, kami mendorong kolaborasi antarfungsi agar peluang yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti menjadi pipeline dan bisnis di masing-masing wilayah,” jelasnya.
Dalam PV Academy, peserta juga mendapat materi dari sejumlah praktisi. Tedi Wintoko membahas strategi dan pengembangan bisnis, Bramanta Pradana mengulas peluang bisnis PV Rooftop, sementara Hery Prasetyadi memberikan materi mengenai strategi pemasaran dan pemahaman kebutuhan pasar.
Pengembangan PV Rooftop menjadi salah satu bagian dari bisnis Beyond kWh. Pemanfaatan energi surya tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan solusi energi sekaligus menjawab meningkatnya kebutuhan pelanggan terhadap sumber energi terbarukan.

















Comments