Kabupaten Balangan

BPBD Balangan Matangkan Langkah Antisipasi Karhutla, Kesiapsiagaan Terus Diperkuat 

0

BALANGAN, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Balangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Di antaranya melalui pembentukan posko siaga, rapat koordinasi di tingkat daerah, serta pemantauan titik panas (hotspot) secara berkala.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, H. Rahmi usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, setelah apel seluruh peserta akan mengikuti rapat koordinasi di tingkat provinsi. Hasil rapat tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi BPBD Balangan dalam menyusun langkah-langkah kesiapsiagaan di daerah.

“Kami akan melanjutkan hasil rapat koordinasi di provinsi dengan menggelar rapat siaga karhutla di Kabupaten Balangan. Selanjutnya kami akan membentuk posko siaga untuk melakukan monitoring terhadap setiap ancaman dan potensi karhutla agar dapat ditangani sejak dini,” ujarnya.

Dalam apel kesiapsiagaan tersebut, BPBD Kabupaten Balangan turut mengerahkan 15 personel beserta kendaraan operasional dan peralatan penanggulangan karhutla sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan di tingkat provinsi.

“Hari ini BPBD Balangan ikut berpartisipasi bersama kabupaten dan kota lainnya. Kami membawa 15 personel beserta unit dan peralatan penanggulangan karhutla,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini kondisi di Kabupaten Balangan masih relatif aman. Meskipun telah memasuki musim kemarau, jumlah titik panas belum menunjukkan peningkatan yang signifikan karena beberapa wilayah masih mengalami hujan.

“Secara umum kondisi di Kabupaten Balangan masih aman. Walaupun sudah memasuki musim kemarau, hotspot belum begitu signifikan dan cuaca masih sesekali turun hujan,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama dalam penggunaan api saat membuka atau mengelola lahan.

“Kami berharap masyarakat, khususnya di Kabupaten Balangan, lebih berhati-hati dalam menggunakan api. Jangan membuka lahan dengan cara membakar agar tidak memicu kebakaran hutan dan lahan di daerah kita,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like