Kabupaten Hulu Sungai SelatanSeni & Budaya

Di Buka Wabup HSS, Ratusan Pelajar Ikuti Festival Permainan Rakyat

0

HSS, REPORTASE9.ID – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (Wabup HSS) buka Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional di kawasan Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan pada Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 518 pelajar dari berbagai sekolah di HSS sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus membangun karakter generasi muda.

Festival tersebut turut dihadiri Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten HSS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Misnawati Suriani, Ketua Gatriwara Lia Noviana Akhmad Fahmi, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) HSS Mukhlis Ridhani, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kementerian Agama HSS, serta undangan lainnya.

Perwakilan panitia pelaksana, Yusran Fahmi menyampaikan festival mempertandingkan enam cabang, yakni lari balok, enggrang, panahan tradisional, sumpit perorangan, permainan balogo, dan ketapel.

Kegiatan dipusatkan di area Lapangan Lambung Mangkurat, lapangan basket, serta kawasan MTQ, di mana seluruh peserta berasal dari kalangan pelajar, baik secara beregu maupun perorangan, dengan jumlah peserta mencapai 518 orang dan didukung oleh 43 panitia pelaksana.

“Kegiatan ini didukung melalui anggaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten HSS,” kata Yusran.

Sementara itu Wakil Bupati HSS Suriani menekankan pentingnya pelestarian permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Menurutnya, saat ini anak-anak cenderung lebih dekat dengan gawai dibandingkan permainan rakyat.

“Festival permainan rakyat dan olahraga tradisional yang kita laksanakan hari ini memiliki makna yang sangat penting. Di dalam permainan rakyat tersimpan nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, sportivitas, kejujuran, kerja sama, dan ketangguhan,” ujarnya.

Suriani menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan atau perlombaan, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi generasi muda.

Pemerintah Kabupaten HSS, lanjutnya, berkomitmen mendukung upaya pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah yang harus dijaga bersama.

Melalui festival ini, Suriani berharap para pelajar semakin mengenal dan mencintai budaya lokal, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berkarakter.

“Kepada para guru dan tenaga pendidik, kita berpesan agar terus menanamkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik, baik di dalam maupun di luar kelas,” katanya.

Sementara itu, kepada para peserta, Suriani mengingatkan agar menjunjung tinggi sportivitas dan menikmati setiap proses perlombaan.

“Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana belajar, bekerja sama, dan saling menghargai, itu yang paling berharga,” katanya.

Suriani juga mengapresiasi KPOTI Kabupaten HSS beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Semoga kerja keras ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya. (Sumber : Prokopim HSS)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like