DaerahInfrastruktur

Drainase Jalan Trikora Disorot, Sembilan Kendaraan Terbalik dalam Dua Bulan

0
Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru Emi Lasari bersama Dinas PUPR Provinsi Kalsel tinjau drainase Jalan Trikora (Foto : Istimewa)

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Sembilan kejadian kendaraan terbalik dalam kurun waktu sekitar dua bulan di Jalan Trikora, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, menjadi alarm serius bagi keselamatan pengguna jalan.

Persoalan tersebut diduga berkaitan dengan kondisi tutup saluran drainase yang tidak mampu menahan beban kendaraan, terutama truk bertonase besar yang melintas maupun berhenti di kawasan tersebut.

Merespons laporan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan mulai mengevaluasi kondisi drainase di sepanjang titik rawan. Peninjauan lapangan dilakukan Kabid Bina Marga PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, bersama Anggota DPRD Kota Banjarbaru Fraksi PAN, Emi Lasari, Kamis (1/10/2026).

Robby mengatakan, evaluasi akan difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Jika ditemukan konstruksi yang membutuhkan penguatan, pihaknya akan mempertimbangkan langkah perbaikan.

“Kita coba evaluasi ulang pada titik-titik tertentu. Kalau memang ada keperluan untuk penguatan akan kita laksanakan,” ujar Robby.

Menurutnya, persoalan drainase di kawasan tersebut perlu dilihat secara menyeluruh. Selain fungsi saluran untuk mengalirkan air, aspek keselamatan juga harus diperhitungkan, mengingat terdapat kebutuhan kendaraan bertonase besar untuk berhenti maupun beristirahat di sekitar lokasi.

“Kawan-kawan pengguna jalan, khususnya untuk tonase besar, ada keinginan mereka untuk istirahat atau parkir. Ini harus kita pikirkan agar pengguna jalan tetap aman dan nyaman,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, PUPR Kalsel akan menginventarisasi titik-titik rawan dengan meminta masukan dari unsur RT, RW hingga kelurahan. Langkah ini diharapkan dapat memetakan lokasi yang membutuhkan penanganan maupun penguatan konstruksi.

Sementara itu, Lurah Landasan Ulin Timur, Amirullah, mengungkapkan bahwa persoalan tersebut bukan kejadian insidental. Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, sudah sembilan kendaraan dilaporkan terbalik di kawasan Jalan Trikora.

Ia menduga kondisi tutup drainase yang tidak cukup kuat menahan beban kendaraan berat menjadi salah satu faktor pemicu kejadian tersebut.

“Selama kurang lebih dua bulan sudah ada sembilan kejadian. Kita berharap ini bisa segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Amirullah mengaku khawatir jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa penanganan konkret, kejadian serupa berpotensi kembali terjadi dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Jangan sampai memakan korban jiwa. Itu yang menjadi kekhawatiran kita. Selama ini memang belum ada korban jiwa, jadi sebelum itu terjadi harus diantisipasi,” tegasnya.

Ia berharap evaluasi yang dilakukan PUPR Kalsel tidak berhenti pada peninjauan lapangan dan pendataan semata, tetapi dilanjutkan dengan perbaikan serta penguatan konstruksi pada titik-titik yang terbukti rawan.

Dengan demikian, keselamatan pengguna Jalan Trikora dapat lebih terjamin dan kejadian kendaraan terbalik tidak terus berulang.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah