DaerahPemerintah

Hari Otda 2026, Kalsel Lima Besar Nasional Peraih Penghargaan Kinerja Tinggi

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin meraih penghargaan nasional atas capaian kinerja tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026.

Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang diserahkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam upacara yang digelar di Jakarta Pusat pada Senin (27/4/2026) tersebut diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Kalimantan Selatan masuk dalam lima besar provinsi berkinerja terbaik secara nasional bersama DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, sekaligus menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang meraih capaian tersebut.

“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan masuk lima besar nasional dan menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang menerima penghargaan ini,” ujar Muhidin dalam rilis pada Selasa (28/4/2026)

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah di Kalsel, karena itu ia mengajak seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan otonomi daerah.

“Mari kita bersama-sama terus menjalankan otonomi daerah di wilayah masing-masing dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Menurut Muhidin, peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi fokus utama pemerintah daerah, sehingga Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menjalankan kebijakan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan kebijakan pemerintahan setiap saat,” tegasnya.

Selain penghargaan tersebut, Kemendagri juga memberikan apresiasi lain seperti National Governance Awards 2026 bagi kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara keseluruhan, terdapat 30 pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten, maupun kota, yang menerima penghargaan berdasarkan penilaian kinerja.

Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto yang menekankan otonomi daerah merupakan proses yang terus berkembang dan tidak bersifat statis.

“Ada satu kata yang sangat lekat dengan otonomi daerah, yaitu kewenangan. Inilah yang menjadi pembeda utama dibandingkan sistem sebelumnya,” ujarnya.

Bima juga mengingatkan kewenangan harus diimbangi dengan kemampuan dan integritas.

“Kewenangan tanpa kemampuan hanya akan menjadi angan-angan. Dan kewenangan tanpa integritas berpotensi melahirkan penyimpangan,” pesannya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah yang jatuh setiap 25 April tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, sebagai komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah