BANJAR, REPORTASE9.ID – Sebanyak 26 pambakal atau kepala desa di Kabupaten Banjar mengikuti Pelatihan Awal Masa Jabatan Tahun 2026 yang digelar selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Oktober 2026, bertempat di Hotel Tree Park, Kertak Hanyar.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Banjar, Rakhmat Dhany, yang hadir membacakan sambutan tertulis Bupati Banjar pada Rabu (13/10/2026) pagi.
Dalam pembacaan sambutan tersebut, Rakhmat Dhany menyampaikan bahwa pelatihan awal masa jabatan merupakan amanat regulasi penting sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 82 Tahun 2015 yang telah diubah dengan Permendagri Nomor 66 Tahun 2017. Pelatihan ini disiapkan sebagai bekal bagi kepala desa terpilih agar memahami tugas pokok, fungsi, kewenangan, kewajiban, serta tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus memberikan pembinaan, fasilitasi, dan evaluasi secara berkala demi mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik.
“Pelantikan kemarin barulah langkah awal sebuah pengabdian. Pada akhirnya, kinerja nyata dan dedikasi di lapanganlah yang akan menentukan besarnya kepercayaan masyarakat. Jadilah kepala desa yang berintegritas, taat aturan, tertib administrasi, transparan, akuntabel, responsif dan inovatif,” ujarnya.
Secara khusus, ia berpesan kepada 20 pambakal hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak agar segera mengakhiri perbedaan pilihan politik dan kembali merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Kontestasi telah usai. Tinggalkan segala perbedaan pilihan politik, rangkul seluruh elemen masyarakat, dan jadilah pambakal yang mengayomi seluruh warga tanpa pandang bulu. Sementara itu, bagi enam pambakal hasil Pergantian Antarwaktu (PAW), tugas utama kalian adalah memastikan terjaganya kesinambungan pemerintahan dan program pembangunan yang sudah berjalan dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar, Muhammad Hafizh Anshari, merincikan bahwa pelatihan diikuti oleh 26 peserta yang terdiri atas 20 kepala desa hasil Pilkades serentak dan enam kepala desa hasil PAW.
Hafizh menambahkan, kegiatan ini menghadirkan empat narasumber kompeten dari kalangan akademisi, tenaga ahli atau pendamping desa, Inspektorat, serta Kepolisian Resor (Polres). Materi yang diberikan mencakup aspek akademis, operasional penyelenggaraan pemerintahan dan perencanaan pembangunan desa, hingga akuntabilitas serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Dari akademisi, peserta mendapatkan perspektif keilmuan. Kemudian dari tenaga ahli atau pendamping desa, materi berkaitan dengan operasional dan perencanaan pembangunan desa. Selanjutnya, dari Inspektorat dan Polres, pembahasan diarahkan pada aspek akuntabilitas,” tutupnya.

















Comments