NASIONAL, REPORTASE9.ID – Pemerintah Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyepakati dukungan penuh terhadap implementasi Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (DoC), serta mendorong percepatan penyelesaian Code of Conduct (CoC) di Laut China Selatan dengan tetap mengedepankan sentralitas ASEAN.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam keterangan resmi pasca pertemuan di Jakarta pada Jumat (21/8/2026) menegaskan, dialog serta pemeliharaan kemitraan yang inklusif merupakan kunci utama untuk menjaga stabilitas, dan perdamaian di kawasan di tengah dinamika geopolitik global.
“Kawasan kita membutuhkan kemitraan yang dibangun atas dasar prinsip saling menghormati dan saling pengertian untuk menjaga kawasan tetap damai, terbuka, dan inklusif,” ujar Menlu RI.
Selain isu Laut China Selatan, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang politik, keamanan, pertahanan, penegakan hukum, pemberantasan kejahatan lintas negara, hingga keamanan siber.
Di sektor pertahanan, Indonesia dan Tiongkok memperkuat mekanisme hubungan militer (military-to-military) antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan People’s Liberation Army (PLA).
Kedua delegasi juga bertukar pandangan terkait situasi geopolitik di Timur Tengah dan mendorong tercapainya solusi politik yang adil serta berkelanjutan bagi Palestina.
Selain itu, penguatan integrasi ekonomi regional dinilai menjadi pilar penting dalam menciptakan kawasan yang stabil dan sejahtera secara berkelanjutan.
Kesepakatan dan pembahasan strategis tersebut dicapai dalam Pertemuan ke-2 Mekanisme Dialog 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan antara Indonesia dan RRT yang dipimpin oleh Menlu RI Sugiono, dan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menlu RRT Wang Yi dan Menhan RRT Dong Jun di Gedung Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. (Sumber : infopublik.id)

















Comments