BANJARMASIN, REPORTASE9.ID – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkenalkan pengembangan jaringan generasi kelima (5G) sekaligus berbagai solusi digital untuk mendukung aktivitas masyarakat di Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Pengenalan tersebut dikemas melalui kegiatan Media Update Mau Ini Itu ya Indosat 5G yang berlangsung di Auditorium Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi Indosat untuk memaparkan perkembangan konektivitas, layanan komunikasi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam menunjang kebutuhan digital masyarakat.
Melalui jaringan 5G, Indosat berupaya menghadirkan pengalaman internet yang lebih responsif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bermain gim daring, menikmati layanan streaming, membuat konten kreatif, hingga menunjang aktivitas belajar dan bekerja.
Perkembangan kebutuhan tersebut sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat Kota Banjarmasin memperoleh skor 54,94, sedangkan Banjarbaru mencatat skor 45,04.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan masyarakat digital di kedua kota. Di tengah meningkatnya pemanfaatan teknologi, kualitas konektivitas menjadi faktor penting agar masyarakat dapat mengakses berbagai layanan digital secara lebih optimal.

EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, mengatakan konektivitas yang baik memiliki peran penting dalam mendukung beragam aktivitas masyarakat, baik untuk kebutuhan hiburan maupun produktivitas.
“Bagi masyarakat, konektivitas yang baik berarti bisa menjalankan aktivitas digital dengan lebih nyaman, mulai dari bermain game, menikmati hiburan, hingga belajar dan bekerja. Melalui Indosat 5G, kami ingin menghadirkan pengalaman yang semakin lancar dan responsif sesuai kebutuhan pelanggan di Banjarmasin dan Banjarbaru. Inilah bagian dari semangat #LebihBaikIndosat, menghadirkan teknologi yang manfaatnya semakin dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
SVP Head of Growth Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Tepi Aditia, menjelaskan kapasitas jaringan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas koneksi, terutama ketika banyak pengguna mengakses internet secara bersamaan.
Menurutnya, lokasi dengan aktivitas tinggi, seperti pusat perbelanjaan, kampus, kawasan perkantoran, dan tempat penyelenggaraan acara, membutuhkan dukungan jaringan yang mampu mengakomodasi peningkatan trafik data.
“Kapasitas kita besar, kapasitas 5G kita,” kata Tepi saat menjelaskan kemampuan jaringan Indosat kepada awak media.

Untuk mendukung pengelolaan jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan, Indosat juga mengembangkan pemanfaatan teknologi AI dan cloud. Integrasi teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan layanan di tengah kebutuhan konektivitas yang terus berkembang.
Meski demikian, pengalaman jaringan yang dirasakan pelanggan dapat berbeda-beda, bergantung pada lokasi, cakupan jaringan, kompatibilitas perangkat, kepadatan trafik, serta paket layanan yang digunakan.
Selain konektivitas, pemanfaatan AI dalam industri kreatif turut menjadi salah satu bahasan dalam kegiatan tersebut.
Teknologi AI kini dapat membantu pengguna menghasilkan materi visual, mengolah gambar, hingga menyunting video untuk berbagai kebutuhan, termasuk promosi usaha dan produksi konten digital.
Dalam pemaparannya, Indosat turut memperkenalkan Adobe Express sebagai salah satu platform yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan konten.
Peluang ini dinilai relevan bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital.
Bagi pelaku usaha di Banjarmasin yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan dan jasa di Kalimantan Selatan, konektivitas dapat menunjang promosi produk, komunikasi dengan pelanggan, hingga pengelolaan usaha secara daring.
Sementara itu, perkembangan Banjarbaru sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, dan permukiman turut mendorong kebutuhan internet untuk menunjang aktivitas pekerjaan, pembelajaran, serta layanan digital sehari-hari.
Untuk memenuhi kebutuhan komunikasi, Indosat juga memperkenalkan pilihan layanan melalui produk IM3 dan IM3 Platinum. Fasilitas yang tersedia menyesuaikan jenis paket dan ketentuan layanan masing-masing.
Adapun untuk kebutuhan konektivitas rumah dan bisnis, perusahaan turut memperkenalkan Hypernet sebagai salah satu pilihan layanan yang tersedia.
Informasi mengenai produk dan layanan dapat diperoleh melalui gerai, outlet, mitra penjualan, serta kanal digital, termasuk aplikasi MyIM3.
Kegiatan Media Update tersebut juga dilengkapi sejumlah stan interaktif yang memungkinkan awak media mencoba langsung berbagai aktivitas digital.
Pengalaman yang disediakan mencakup permainan gim, fasilitas siaran langsung atau live streaming, hingga aktivitas berfoto. Berbagai kegiatan itu menggambarkan pemanfaatan konektivitas internet untuk menunjang hiburan, komunikasi, dan kreativitas.
Bagi jurnalis dan kreator konten, kualitas jaringan menjadi kebutuhan penting, terutama saat melakukan peliputan langsung, mengirimkan foto dan video berukuran besar, serta mendistribusikan informasi dalam waktu singkat.
Teknologi 5G menawarkan potensi kecepatan transfer data lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibandingkan generasi jaringan sebelumnya. Kemampuan tersebut dapat mendukung aktivitas yang membutuhkan koneksi cepat dan responsif, meskipun hasilnya tetap dipengaruhi kondisi jaringan dan perangkat yang digunakan.
Melalui pengenalan Indosat 5G di Banjarmasin dan Banjarbaru, perusahaan berupaya memperluas relevansi layanan konektivitas dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Pengembangan jaringan dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat mendukung aktivitas komunikasi, produktivitas, hiburan, serta kreativitas masyarakat di Kalimantan Selatan.










Comments