Kabupaten BanjarOlahraga

Irwan Bora Evaluasi Kinerja Pengurus dan Perkuat Pembinaan Atlet, Bidik Prestasi Porprov 2029

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar, H Irwan Bora menegaskan komitmennya untuk membenahi organisasi melalui evaluasi kinerja pengurus, memperkuat pembinaan atlet, serta meningkatkan prestasi olahraga daerah menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) 2029.

Komitmen tersebut disampaikan Irwan Bora usai dilantik sebagai Ketua KONI Kabupaten Banjar masa bakti 2026-2030 di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Sabtu (06/06/2026) sore.

Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk mengoptimalkan potensi olahraga yang dimiliki Kabupaten Banjar. Dengan jumlah penduduk yang besar serta banyaknya bibit atlet potensial, pembinaan yang terarah dinilai menjadi kunci untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Kabupaten Banjar memiliki potensi yang besar. Penduduknya banyak dan atlet-atlet berbakat juga banyak. Tugas kami sekarang adalah melakukan pembinaan yang lebih baik agar Kabupaten Banjar semakin dikenal melalui prestasi olahraga,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Ia memastikan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran pengurus dalam 90 hari pertama masa kepemimpinannya. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan setiap bidang dapat menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal demi mendukung kemajuan organisasi.

“Kami akan mengevaluasi kinerja pengurus selama 90 hari ke depan. Jika ada yang tidak bisa bekerja sama atau tidak aktif menjalankan tugasnya, tentu akan menjadi catatan dan akan kami evaluasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, evaluasi tersebut penting agar roda organisasi berjalan efektif dan mampu mendukung program pembinaan cabang olahraga secara berkelanjutan.

Selain pembenahan internal, KONI Banjar juga membidik peningkatan prestasi pada Porprov 2029. Ia mengingatkan, Kabupaten Banjar pernah menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus lima besar klasemen Porprov. Namun, capaian tersebut sempat menurun hingga berada di peringkat ke-11 sebelum kembali naik ke posisi kedelapan pada Porprov 2025 di Tabalong.

“Kita pernah berada di peringkat lima besar, kemudian turun ke peringkat 11, dan terakhir naik lagi ke peringkat delapan. Mudah-mudahan dengan kekompakan pengurus dan cabang olahraga, kita bisa meraih hasil yang lebih baik pada Porprov 2029,” ungkapnya.

Irwan juga menyoroti persoalan perpindahan atlet ke daerah lain yang kerap terjadi menjelang pelaksanaan Porprov. Menurutnya, fenomena tersebut menjadi tantangan tersendiri karena sejumlah daerah aktif merekrut atlet-atlet berprestasi dari luar wilayah.

Ia mencontohkan salah satu atlet panjat tebing asal Kabupaten Banjar yang pada ajang sebelumnya memilih memperkuat daerah lain setelah mendapat tawaran yang lebih menarik.

“Ini menjadi perhatian kami. Menjelang Porprov biasanya banyak daerah yang melirik atlet-atlet berprestasi. Kami berharap ke depan ada langkah dan koordinasi yang lebih baik agar atlet-atlet potensial tetap membela Kabupaten Banjar,” harapnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar guna mencari formulasi yang tepat dalam mempertahankan atlet-atlet potensial agar tetap berkompetisi membawa nama daerah.

“Kami ingin atlet-atlet terbaik tetap membela Kabupaten Banjar sehingga prestasi olahraga daerah terus meningkat dari waktu ke waktu,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like