BANJARBARU,REPORTASE9.ID – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) gratis di Kota Banjarbaru tak perlu khawatir, seperti yang terjadi di Banjarmasin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina saat di konfirmasi pada Sabtu (24/1/2026) mengatakan, meski kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan pada tahun anggaran 2026.
Tidak akan ada pengurangan ataupun penonaktifan peserta JKN yang menjadi tanggungan pemerintah kota.
“Kalau terkait pemotongan sebenarnya tidak ada pemotongan, masyarakat yang tidak mampu tetap terjamin BPJS Kesehatannya,”ujarnya.
Lanjutn Juhai menuturkan pada tahun 2026, Pemerintah Kota Banjarbaru mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21.387.013.200 untuk pembayaran premi peserta JKN gratis.
Juhai juga mengungkapkan kebutuhan riil anggaran untuk mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) prioritas di Banjarbaru sampai bulan Desember itu mencapai sekitar Rp32.405.184.000.
“Jadi untuk kekurangan angggaran tadi akan diupayakan melalui anggaran perubahan,”ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bagi seluruh masyarakat yang ber KTP Banjarbaru pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas yang ada di Banjarbaru itu gratis.
“Meski tidak punya kartu BPJS kesehatan, yang penting mempunyai KTP domisi Kota Banjarbaru pelayanan kesehatan tetap gratis di puskesmas,”pungkasnya.















Comments