BANJAR, REPORTASE9.ID – Suasana penuh religius menyelimuti Desa Bawahan Seberang saat ratusan warga mengikuti kegiatan pembacaan Sholawat Burdah keliling desa yang dipimpin oleh Guru Rafiqi Salman, Senin (13/07/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai ikhtiar bersama memohon perlindungan kepada Allah SWT agar masyarakat dan wilayah desa senantiasa dijauhkan dari berbagai musibah dan marabahaya. Sejak pukul 21.00 Wita, warga dari berbagai kalangan berkumpul dan berjalan menyusuri sejumlah ruas jalan desa sambil melantunkan syair-syair Sholawat Burdah.
Dengan penuh kekhusyukan, rombongan bergerak melewati kawasan permukiman, fasilitas umum, hingga area pertanian yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat setempat.

Guru Rafiqi Salman mengatakan, pembacaan Sholawat Burdah merupakan tradisi yang memiliki nilai spiritual mendalam dan telah lama dikenal sebagai salah satu amalan untuk memohon keberkahan serta perlindungan dari berbagai bencana dan musibah.
“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama agar Desa Bawahan Seberang senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala marabahaya, penyakit, kebakaran, maupun musibah lainnya yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai sarana memanjatkan doa, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Menurut Guru Rafiqi Salman, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan keagamaan seperti ini menjadi modal penting dalam membangun keharmonisan dan kekuatan sosial di tengah masyarakat.
“Ketika masyarakat berkumpul dalam satu tujuan yang baik, maka akan tumbuh rasa persaudaraan yang semakin kuat. Semoga lantunan sholawat yang kita baca bersama menjadi wasilah keberkahan bagi seluruh warga,” tambahnya.
Sementara itu, Pembakal Desa Bawahan Seberang, Fahmi Fauzi, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti pembacaan Sholawat Burdah memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai religius sekaligus memperkuat persatuan warga.
“Kami bersyukur masyarakat begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Selain sebagai ikhtiar memohon perlindungan dan keselamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menjaga tradisi keagamaan yang telah diwariskan oleh para ulama dan tokoh terdahulu,” tuturnya.
Ia menambahkan, doa memohon turunnya hujan juga turut dipanjatkan mengingat musim kemarau yang masih berlangsung. Namun, esensi utama kegiatan ini adalah memohon keselamatan, keberkahan, serta perlindungan bagi seluruh masyarakat Desa Bawahan Seberang.
Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi pembacaan Sholawat Burdah dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas keagamaan desa, sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

















Comments