DaerahKota Banjarmasin

Pemprov Kalsel & Pemkot Banjarmasin Kembali Berkolaborasi Dalam Pasar Wadai Ramadan 2026

0

KALSEL, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin akan kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dalam penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadan Kota Banjarmasin Tahun 2026.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Pasar Wadai Ramadan 2026 yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Dalam rilis pada Kamis (29/1/2026), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalsel Iwan Fitriadi menyampaikan rapat tersebut merupakan pertemuan kedua yang membahas secara lebih mendalam persiapan teknis pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 2026.

“Kita bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, IU, serta peserta rapat lainnya melaksanakan rapat kedua untuk mematangkan persiapan Pasar Wadai Ramadan tahun 2026,” ujar Iwan Fitriadi.

Dari hasil rapat tersebut, disepakati lokasi pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 2026 direncanakan tetap sama seperti tahun sebelumnya dimana kolaborasi tersebut akan terus dimatangkan melalui rapat lanjutan.

“Pelaksanaan lokasi masih direncanakan seperti tahun sebelumnya. Kolaborasi antara Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel juga akan kita matangkan lagi, termasuk pembagian pengelolaan stan,” jelasnya.

Iwan mengungkapkan dalam pembahasan sementara, jumlah stan yang direncanakan sebanyak 200 stan, dengan pembagian pengelolaan antara Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel.

“Tadi sempat dibahas ada sekitar 200 stan, dengan kemungkinan 100 stan dikelola oleh Kota Banjarmasin dan 100 stan lainnya oleh Pemerintah Provinsi. Hal ini masih akan kita dalami lebih lanjut,” tambahnya.

Selain itu, rapat juga membahas kemungkinan kembali dilaksanakannya kegiatan pendukung seperti buka puasa bersama secara bergiliran di lokasi Pasar Wadai, sebagaimana yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

“Apakah nanti masih ada kegiatan seperti buka puasa bersama secara bergiliran di lokasi, itu juga masih kita matangkan. Setelah semua mendekati final, baru akan kita sampaikan kepada Bapak Gubernur,” kata Iwan.

Terkait perbedaan pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 2026 dibandingkan tahun sebelumnya, Iwan Fitriadi menyebutkan hingga rapat kedua ini belum ada perubahan signifikan, termasuk kolaborasi dengan kegiatan Halal Fair yang kembali direncanakan seperti tahun lalu.

Namun demikian, Pemko Banjarmasin disebut memiliki rencana untuk meningkatkan konsep Pasar Wadai menjadi sebuah festival atau pameran berskala lebih besar.

“Pemko Banjarmasin menginformasikan tahun ini konsepnya akan ditingkatkan menjadi festival atau Ramadan Fair, bahkan diarahkan menjadi semacam Expo Ramadan. Kuliner tetap menjadi utama, tetapi akan ditambah dengan stan-stan penunjang kegiatan expo agar lebih meriah dan naik kelas,” jelasnya.

Iwan menambahkan, masukan dari para peserta rapat menjadi bagian penting dalam penyempurnaan konsep kegiatan Pasar Wadai Ramadan 2026 agar dapat memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang lebih besar.

“Rapat ini memang kita manfaatkan untuk menjaring masukan sebanyak-banyaknya dari peserta. Harapannya, Pasar Wadai Ramadan 2026 bisa lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya. (Sumber : MC Kalsel)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Daerah