BALANGAN, REPORTASE9.ID – UPTD Puskesmas Lampihong dan Puskesmas Tanah Habang menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor dan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Kantor Kecamatan Lampihong pada Rabu (10/6/2026) dalam rangka memperkuat sinergi guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam rilis pada Kamis (11/6/2026), Camat Lampihong Mariani mengatakan sejumlah isu kesehatan menjadi perhatian bersama dalam forum tersebut, di antaranya sistem rujukan pasien dan penanganan tuberkulosis (TBC) yang memerlukan dukungan berbagai pihak.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.
Plt Kepala Puskesmas Lampihong, Linda Herbayanti, mengatakan pembahasan mengenai sistem rujukan dan penanganan TBC mendapat respons positif dari peserta forum serta menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk ditindaklanjuti.
“Alhamdulillah pembahasan mengenai sistem rujukan dan penanganan TBC mendapat dukungan yang baik dari peserta. Harapannya hasil forum ini dapat segera direalisasikan sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Tanah Habang, Gusti Rahmiati, mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan peserta sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Ia menuturkan, saran dan kritik yang diterima menjadi bagian penting dalam upaya memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor dan Forum Konsultasi Publik tersebut, para pemangku kepentingan di Kecamatan Lampihong berkomitmen memperkuat kerja sama untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kecamatan Lampihong sendiri dalam kesempatan yang sama menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Review Standar Pelayanan. Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi dan penjaringan masukan dari masyarakat serta pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Camat Lampihong Mariani menambahkan forum tersebut melibatkan berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Kantor Urusan Agama (KUA), TNI, Polri, PDAM, BKKBN, Dinas Kesehatan, penyuluh pertanian, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga unsur pemuda.
“Alhamdulillah hari ini kami bersama Puskesmas Lampihong dan Puskesmas Tanah Habang melaksanakan Forum Konsultasi Publik dalam rangka evaluasi pelayanan di wilayah Kecamatan Lampihong. Berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait turut hadir untuk memberikan masukan terhadap pelayanan yang kami berikan,” ujarnya.
Mariani menjelaskan Kecamatan Lampihong memiliki 17 jenis pelayanan yang menjadi bahan pembahasan dalam forum tersebut. Selain itu, peserta juga menyampaikan berbagai masukan terkait pelayanan kesehatan dan PDAM.
Sementara itu Kasi Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Lampihong, Makmur Razabi, menyampaikan hasil pembahasan menunjukkan standar pelayanan yang berlaku saat ini masih relevan diterapkan.
“Alhamdulillah dari seluruh peserta yang hadir, standar pelayanan yang ada dinilai masih relevan. Namun terdapat beberapa masukan terkait pelayanan maupun hal lainnya yang akan menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” sampainya.
Kepala Desa Jungkal, Sahmadi, mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut karena menghadirkan berbagai unsur pelayanan publik dalam satu ruang diskusi. Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena seluruh unsur yang berkaitan dengan pelayanan publik di masyarakat hadir dalam forum ini. Harapan kami, hasil dan masukan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti serta kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala,” ujarnya.
Melalui Forum Konsultasi Publik tersebut, Kecamatan Lampihong berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin efektif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Sumber : infopublik.id/MC Balangan)















Comments