Berita UtamaKota BanjarbaruPeristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Lahan Bekas Karhutla Banjarbaru, Diduga Kekurangan Oksigen

0

BANJARBARU, REPORTASE9.ID – Pencarian seorang warga yang tak kunjung pulang setelah pamit memancing berakhir tragis. Syamsudin Noor alias Busu (50), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Jalan Awang Baroh Peramuan RT 11 RW 03, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Rabu (12/8/2026) siang.

Jasad korban ditemukan di kawasan yang merupakan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang dan sudah tidak bergerak.

Syamsudin diketahui merupakan warga Jalan Kampung Baru, Kelurahan Landasan Ulin Timur. Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Namun hingga Rabu siang, korban tak kunjung kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir.

Kapolsek Liang Anggang Kompol Heru Setiawan membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Polisi menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.15 Wita.

“Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Liang Anggang bersama Unit Intelkam dan Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP awal,” ujar Kompol Heru Setiawan.

Sebelumnya, istri korban, H. Idau, memberitahukan kepada Suriansyah (40) bahwa suaminya belum pulang setelah pergi memancing.

Suriansyah kemudian mendatangi lokasi yang diketahui kerap menjadi tempat korban memancing. Di lokasi tersebut, ia menemukan sepeda motor Honda Supra GTR warna merah-hitam milik korban terparkir di pinggir jalan.

Saksi selanjutnya menyisir kawasan pemancingan. Tak jauh dari lokasi sepeda motor, Suriansyah menemukan korban dalam kondisi terlentang dan tidak bergerak.

Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar serta melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian dan relawan Emergency Landu.

Menurut Kompol Heru, korban memang diketahui sering memancing di kawasan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen.

Dugaan tersebut muncul karena lokasi pemancingan berada di area bekas karhutla yang saat kejadian diselimuti asap cukup tebal.

“Korban memang kerap memancing di area tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara di lapangan, dugaan kuat korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen lantaran area pemancingan merupakan lahan bekas karhutla yang diselimuti asap tebal,” jelasnya.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra GTR dengan nomor polisi DA 5734 WY, dua alat pancing beserta tas, satu tas ransel warna hijau muda, serta sebilah parang dan celurit.

Petugas juga memasang garis polisi di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Banjarbaru untuk melakukan proses identifikasi.

Jenazah Syamsudin kemudian dievakuasi ke RSUD Banjarbaru untuk menjalani visum et repertum. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Jenazah Syamsudin Noor telah dievakuasi ke RSUD Banjarbaru guna menjalani proses visum et repertum untuk memastikan penyebab pasti kematiannya,” pungkas Kompol Heru.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

More in Berita Utama