BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) akan menggelar Festival Budaya Banjar pada Kamis (19/11/2025) mendatang.
Agenda besar ini menjadi ruang apresiasi bagi berbagai seni tradisi khas Banjar sekaligus upaya memperkuat pelestarian budaya lokal.
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudporapar Banjar, M. Syahid menyampaikan bahwa festival ini selalu dinantikan masyarakat dan para pelaku seni setiap tahunnya.

“Festival Budaya Banjar ini kami laksanakan sebagai upaya melestarikan budaya Banjar. Walaupun pelaksanaannya mundur dari jadwal, yang terpenting kegiatan tetap terlaksana dengan tertib sesuai arahan pimpinan,” ujarnya.
Festival akan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Martapura, bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Martapura. Dari sisi keamanan, kegiatan ini didukung oleh Polsek Martapura dan Koramil Martapura untuk memastikan kelancaran dan keselamatan peserta serta penonton.
Mulai besok hingga tiga hari ke depan, masyarakat akan disuguhkan empat festival seni tradisional, yaitu Festival Musik Panting, Festival Maulid Habsyi, Festival Rudat, serta Festival Sinoman Hadrah.
Seluruh rangkaian digelar pada pagi hingga sore hari tanpa memasuki malam. Total peserta hampir mencapai seribu orang, dengan rincian Rudat 12 peserta, Sinoman Hadrah lima peserta, Maulid Hapsi 18 peserta, dan Musik Panting antara tujuh hingga sembilan grup.
Festival ini juga menawarkan hadiah yang menarik. Untuk lomba Rudat, kategori umum putra dan putri, juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar 3,5 juta rupiah, juara kedua 3 juta rupiah, juara ketiga 2,5 juta rupiah, dan hadiah favorit 2 juta rupiah, masing-masing disertai trophy dan sertifikat.
Sementara untuk kategori pelajar, hadiah juara pertama tetap 3,5 juta rupiah, juara kedua 3 juta rupiah, juara ketiga 2,5 juta rupiah, dan favorit 2 juta rupiah, juga disertai trophy dan sertifikat.
Pada Festival Musik Panting, juara pertama berhak mendapatkan uang pembinaan 5 juta rupiah, juara kedua 4,5 juta rupiah, juara ketiga 4 juta rupiah, harapan pertama 3,5 juta rupiah, harapan kedua 3 juta rupiah, dan favorit 2 juta rupiah, lengkap dengan trophy dan sertifikat.
Untuk Lomba Sinoman Hadrah, juara pertama memperoleh 5 juta rupiah, juara kedua 4,5 juta rupiah, juara ketiga 4 juta rupiah, harapan pertama 3,5 juta rupiah, harapan kedua 3 juta rupiah, harapan ketiga 2,5 juta rupiah, dan favorit 2 juta rupiah, semuanya disertai trophy dan sertifikat.
Sementara itu, pada Festival Maulid Habsyi, kategori putra dan putri, juara pertama membawa pulang 5 juta rupiah, juara kedua 4,5 juta rupiah, juara ketiga 4 juta rupiah, harapan pertama 3,5 juta rupiah, harapan kedua 3 juta rupiah, harapan ketiga 2,5 juta rupiah, dan hadiah favorit 2 juta rupiah, lengkap dengan trophy dan sertifikat.
Hari terakhir festival juga dimeriahkan dengan Pagelaran Seniman Masuk Sekolah (SMS), hasil kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan.
Pagelaran ini menampilkan karya siswa dari tujuh SMP di Kabupaten Banjar yang selama enam bulan telah dibimbing oleh seniman profesional dalam bidang tari, madihin, dan mamanda.
“Program SMS ini membina siswa hingga terampil dan memahami seni budaya. Besok hingga tiga hari ke depan adalah puncak penampilannya,” tambahnya.
Disbudporapar Banjar mengajak masyarakat untuk hadir, menyaksikan, dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlangsungan budaya Banjar agar tetap hidup dan berkembang di tengah generasi muda.















Comments