BALANGAN, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten Balangan resmi tetapkan status tanggap darurat bencana pada Minggu (28/12/2025) pasca terjadinya banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi.
Penetapan status tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Bupati Balangan Abdul Hadi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Balangan serta para pemangku kepentingan terkait.
Usai penetapan status tanggap darurat tersebut, Bupati Abdul Hadi beserta jajaran langsung turun ke lapangan untuk meninjau wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tebing Tinggi dan Awayan.
Dalam rilis pada Senin (29/12/2025), peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
Abdul Hadi juga mengecek posko utama guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran serta ketersediaan logistik selalu mencukupi.
“Kami sangat prihatin setelah melihat kondisi warga hari ini, tentunya pemerintah daerah hadir untuk warga terdampak bencana,” ungkapnya.
Selain meninjau lokasi terdampak, Abdul Hadi juga berdialog langsung dengan warga guna mendengar berbagai keluhan serta kebutuhan mendesak pascabanjir.
Mulai dari kerusakan material, trauma, hingga kegelisahan warga disampaikan secara langsung, termasuk keluhkan kondisi rumah yang rusak serta bantuan yang masih dibutuhkan.
“Untuk rumah warga yang rusak itu segera diperbaiki oleh pemerintah daerah dan langsung kita sediakan konsultan perencana nanti untuk menangani masalah ini,” ujarnya.
Abdul Hadi menekankan bantuan yang akan diberikan nantinya berupa bantuan fisik atau material yang dibutuhkan untuk membangun kembali rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang.
Dalam peninjauan tersebut, Abdul Hadi. didampingi Wakil Bupati, Penjabat Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala SKPD meninjau sejumlah desa terdampak untuk melihat langsung kondisi permukiman warga, fasilitas umum, dan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang.
Hingga saat ini dilaporkan terdapat delapan desa di Kecamatan Tebing Tinggi yang terdampak banjir bandang dengan kerusakan pada bangunan dan perlengkapan rumah tangga.
Selain itu, tiga desa di wilayah Kecamatan Halong juga dilaporkan terdampak banjir bandang. (Sumber : infopublik.id/MC Balangan)















Comments