NASIONAL, REPORTASE9.ID – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mendorong kepala daerah untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi wilayahnya, khususnya melalui penguatan desa wisata sebagai salah satu strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto dalam keterangannya terkait audiensi Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang di Kantor Kemendes PDT, Jakarta pada Rabu (15/4/2026).
Dalam rilis pada Jumat (17/4/2026), Yandri menyampaikan desa wisata merupakan pendekatan efektif dalam mengoptimalkan potensi lokal, baik dari sisi alam maupun budaya, menjadi penggerak ekonomi desa.
“Mungkin Bu Bupati punya data, mana yang desa tematik, desa wisata, atau desa hortikultura. Di kami juga ada program desa ekspor BUM Desa. Mungkin dari data itu nanti desa mana yang kita bantu prioritaskan,” ujarnya.
Yandri menegaskan pengembangan desa wisata bertujuan memberdayakan masyarakat agar menjadi pelaku utama dalam pengelolaan potensi pariwisata di wilayahnya, sekaligus meningkatkan kesiapan desa dalam menghadapi peluang ekonomi berbasis pariwisata.
Menurutnya, program desa wisata juga dapat meningkatkan posisi tawar desa, dari sekadar penyedia bahan baku menjadi produsen yang mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.
“Karena kita nanti sistemnya proposal. Jadi nanti kita yang nilai proposalnya. Mungkin ibu bupati cari juga, di kecamatan mana ada desa ekspor, buat juga desa wisata. Misal ada kolam renangnya, ada flying foxnya,” tambah Yandri.
Melalui langkah ini, Kemendes PDT berharap desa-desa di berbagai daerah dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat desa. (Sumber : infopublik.id)











Comments