Kabupaten Hulu Sungai Utara

Wamenko Pangan Dorong Klaster Itik Siti Hawa Lari Jadi Model Percontohan Nasional

0

HSU, REPORTASE9.ID – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan model pengembangan peternakan berbasis klaster seperti yang diterapkan di Klaster Siti Hawa Lari Jaya Bersama, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dapat menjadi percontohan nasional.

Hal ini diungkapkan Hanif Faisol Nurofiq, yang didampingi Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Sahrujani, saat melakukan peninjauan di Desa Mahang Baru, RT 001, Kecamatan Labuan Amas Selatan, HST pada Senin (15/6/2026).

Dalam rilis pada Selasa (16/6/2026), ia menilai sistem itu mampu membangun ekosistem usaha peternakan yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam mendukung target ketahanan pangan pemerintah pusat.

“Model pengembangan peternakan berbasis klaster seperti yang diterapkan di Klaster Siti Hawa Lari Jaya Bersama dapat menjadi contoh dalam membangun ekosistem usaha peternakan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Hanif.

‎Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda identifikasi awal Program Prioritas Nasional Kawasan Swasembada Pangan Energi Air Nasional (KSPEAN) yang dilaksanakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI di Provinsi Kalimantan Selatan.

‎Kedatangan Wamenko Pangan RI disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal, Bupati HSU Sahrujani, serta sejumlah kepala SKPD terkait.

‎Sedangkan, Sahrujani mengatakan, Kabupaten HSU merupakan lokus pertama dari inovasi program Siti Hawa Lari dan terkenal dengan Itik Alabio yang berbuah prestasi bagi Pemprov Kalsel juara dua inovasi nasional.

‎Sahrujani berharap kedatangan Wamenko Bidang Pangan dapat menjadi angin segar bagi para peternak itik di Kalsel, serta juga ke depan dapat berkunjung ke Kabupaten Hulu Sungai Utara.

‎Dalam kunjungan tersebut, Wamenko Pangan meninjau secara langsung pengelolaan peternakan itik yang dikembangkan melalui sistem klaster.

‎Selain melihat proses budidaya, rombongan juga berdialog dengan para peternak mengenai potensi pengembangan usaha, tantangan produksi, hingga peluang peningkatan nilai tambah produk peternakan.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, serta sejumlah pejabat pemerintah kabupaten/kota terkait. ‎(Sumber : infopublik.id/MC HSU)

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like