BANJARMASIN,REPORTASE9.ID – Seorang pria bernama Gafur tewas usai menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang bersenjata tajam (sajam) di Gang Seroja, depan Langgar Nurushshalihin, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 22.58 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban bersama rekannya berusaha melarikan diri dari kejaran pelaku yang membawa senjata tajam.
Rekaman CCTV di lokasi memperlihatkan korban sempat berlari menghindari serangan, namun akhirnya terkena sabetan senjata hingga terjatuh.
Saat dalam kondisi tak berdaya, korban kemudian diserang secara brutal oleh pelaku.
Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku sempat meninggalkan lokasi kejadian.
Namun tak lama berselang, sekitar 11 orang pelaku kembali mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dengan membawa senjata tajam dan kayu.
Rekan korban yang sempat mendekat untuk memberikan pertolongan langsung melarikan diri. Sementara para pelaku lainnya kembali melakukan penyerangan terhadap korban.
Ketua RT setempat, Sarfani (47), membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku sempat melihat korban tergeletak di lokasi dalam kondisi masih hidup sebelum akhirnya dievakuasi.
“Saya melihat ada sekelompok orang, sekitar 11 orang. Tapi saya tidak melihat secara jelas kejadiannya dan tidak mengenali para pelaku,” ujarnya.
Sementara itu, Arif (21), warga sekaligus relawan BPK yang berada di lokasi, mengungkapkan korban mengalami sejumlah luka serius akibat serangan senjata tajam.
“Luka terlihat di bagian kepala, tangan kiri, paha kanan atas, serta sobekan cukup parah di paha hingga diduga mengalami patah tulang,” jelasnya.
Arif juga mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
Dari informasi terakhir, korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Ulin Banjarmasin.
Saat ini, jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya rekaman CCTV dan kumpang senjata tajam jenis mandau yang tertinggal di TKP.















Comments