Kabupaten Banjar

Enam Kecamatan di Banjar Dilanda Kekeringan, BPBD Terus Salurkan Air Bersih

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar terus mengintensifkan penanganan dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 410 ribu liter air bersih telah disalurkan ke enam kecamatan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banjar, Wasis Nugraha mengatakan, penanganan kekeringan menjadi salah satu fokus Posko Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan yang saat ini telah diaktifkan.

“Posko kita ini Posko Karhutla dan Kekeringan. Jadi selain melakukan pemadaman karhutla, kami juga melaksanakan kegiatan membantu masyarakat mengatasi kesulitan air bersih,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/07/2026).

Selain mendistribusikan air bersih, BPBD Banjar juga telah meminjamkan 80 unit tandon air kepada pemerintah desa di wilayah terdampak untuk mempermudah penyaluran kepada masyarakat.

Ia juga menjelaskan, distribusi air bersih dilakukan sebagai respons terhadap berkurangnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah, termasuk adanya sumber air sungai yang tidak lagi layak dikonsumsi.

“Kalau dihitung sampai hari ini ada 80 tandon yang sudah kami pinjamkan kepada pemerintah desa di enam kecamatan. Total air bersih yang sudah kami distribusikan mencapai sekitar 410 ribu liter dan akan terus kami salurkan secara berkala selama masyarakat masih membutuhkan,” jelasnya.

Enam kecamatan yang saat ini mengalami kesulitan air bersih yakni Astambul, Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Matraman, dan Sambung Makmur. Di Kecamatan Martapura, desa yang terdampak antara lain Tambak Baru, Tambak Ilir, dan Tambak Ulu.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, BPBD Banjar bekerja sama dengan BPAM Banjarbakula, PT Air Minum Intan Banjar (Perseroda), serta memanfaatkan sumber air dari sumur warga yang telah dipastikan layak konsumsi.

Proses distribusi juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, BPK, Buser 690, PMI, relawan, serta TNI dan Polri.

Ia juga mengimbau, masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih agar mengajukan permohonan melalui pemerintah desa.

“Silakan masyarakat menghubungi pembakal setempat untuk mengajukan surat permohonan kepada BPBD. Setelah dilakukan asesmen, kami akan menjadwalkan dropping air bersih. Bagi desa yang belum memiliki tandon, akan kami pinjamkan agar distribusi air kepada masyarakat lebih mudah,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like