BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan RSUD Intan Banjar dapat beroperasi pada Agustus 2027, seiring persiapan pengalihan aset eks RS Danau Salak dan penganggaran kebutuhan rumah sakit.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Banjar, Muhammad Habibi mengatakan, kebutuhan anggaran untuk penyiapan RSUD Intan Banjar diperkirakan mencapai sekitar Rp44 miliar dan direncanakan masuk dalam APBD tahun 2027.
“Kurang lebih Rp44 miliar. Fisik sekitar Rp17 miliar, alat kesehatan sekitar Rp19 miliar. Sisanya untuk digital, operasional awal, furniture dan seterusnya,” ujarnya, Kamis (24/09/2026).
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp17 miliar dialokasikan untuk penyesuaian dan rehabilitasi bangunan eks RS Danau Salak yang akan digunakan sebagai fasilitas RSUD Intan Banjar.
Ia menyebut, kondisi bangunan masih cukup baik, namun sejumlah bagian perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan, termasuk penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan.
“Langkah ini dilakukan agar pelayanan yang diberikan nantinya sesuai standar kesehatan nasional,” jelasnya.
Selain pekerjaan fisik, sekitar Rp19 miliar disiapkan untuk pengadaan alat kesehatan. Anggaran tersebut belum termasuk kebutuhan CT scan yang masih menjadi kebutuhan tambahan. Menurutnya, persiapan rumah sakit juga mencakup tenaga kesehatan, sistem pelayanan hingga kerja sama dengan BPJS agar seluruh komponen dapat berjalan ketika rumah sakit mulai beroperasi.
Di sisi lain, realisasi rencana tersebut masih menunggu penyelesaian pengalihan aset eks RS Danau Salak. Prosesnya saat ini masih berjalan dan menunggu persetujuan dari pemegang saham PTPN, termasuk pihak Danantara.
Pemkab Banjar terus melakukan komunikasi dan tindak lanjut agar pengalihan aset tersebut dapat diselesaikan tahun ini sehingga tahapan pembangunan dapat dilanjutkan pada 2027.
“Target kami dari Dinas Kesehatan dan pemerintah, tahun ini pengalihan aset sudah selesai. Insyaallah sampai sekarang kami masih optimistis,” ungkapnya.
Jika proses alih aset rampung, penyiapan fasilitas akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pelayanan rawat jalan diproyeksikan menjadi salah satu layanan yang dibuka sebelum pengembangan pelayanan lainnya.
“Kalau sudah ini yang punya kita, targetnya Agustus sudah launching,” tambahnya.
RSUD Intan Banjar nantinya diproyeksikan melayani masyarakat di wilayah timur Kabupaten Banjar, meliputi Mataraman, Simpang Empat, Cintapuri Darussalam, Telaga Bauntung, Sungai Pinang, Pengaron dan Paramasan hingga wilayah perbatasan Kabupaten Tapin.

















Comments