BANJAR, REPORTASE9.ID – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyiapkan skema pembukaan pintu air Bendung Irigasi Riam Kanan sebagai upaya meningkatkan debit air di Sungai Arfat guna mengurangi dampak kematian ikan massal di kawasan budidaya.
Langkah tersebut merupakan hasil pembahasan dalam rapat bersama DPRD Kabupaten Banjar, Pemerintah Kabupaten Banjar, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), serta perwakilan masyarakat terdampak, Kamis (16/7/2026).
Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan BWS Kalimantan III, Muhammad Fauzi, mengatakan pembukaan pintu air akan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan DKPP Kabupaten Banjar agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami mencapai kesepakatan untuk penyediaan air di Sungai Riam Kanan. Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Banjar agar proses pembukaan pintu air yang kami lakukan bisa bermanfaat dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, durasi pembukaan pintu air masih akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Meski dalam rapat muncul rencana pembukaan selama dua pekan, BWS terlebih dahulu akan mengevaluasi kebutuhan air di kawasan irigasi Riam Kanan.
“Rencananya memang sekitar dua minggu, tetapi nanti kami lihat lagi kondisi di lapangan, terutama kebutuhan air di daerah irigasi Riam Kanan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, pembukaan pintu air akan dilakukan secara terukur dengan sistem buka-tutup agar kebutuhan air untuk sektor pertanian tetap terpenuhi tanpa mengabaikan kebutuhan pembudidaya ikan.
“Kami akan meminimalkan dampaknya dengan pengaturan buka-tutup pintu air sehingga kebutuhan irigasi maupun perikanan tetap bisa terpenuhi,” tambahnya.
Ia memastikan langkah tersebut tidak akan mengganggu pasokan air baku bagi masyarakat, termasuk kebutuhan Perumda Air Minum.
Terkait anggapan lambatnya respons BWS terhadap permohonan pembukaan pintu air, ia menegaskan pihaknya telah memberikan tanggapan atas surat yang disampaikan pemerintah daerah.
“Pada prinsipnya kami sudah merespons surat yang disampaikan. Isi balasannya juga telah kami sampaikan sebagaimana yang dibahas dalam rapat, yakni menyesuaikan dengan kondisi air yang ada saat ini,” pungkasnya.











Comments