Kabupaten Banjar

Musyawarah Desa Penyusunan RKPDes 2027, Desa Melayu Tampung Aspirasi untuk Pembangunan Tahun Mendatang

0

BANJAR, REPORTASE9.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Melayu, Kecamatan Martapura Timur, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Senin (06/07/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan desa yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.

Musdes dihadiri oleh Pembakal Desa Melayu beserta seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), perwakilan Kecamatan Martapura Timur, Kepala Puskesmas Martapura Timur, bidan desa, Kepala PAUD Harapan Bunda, kader Posyandu Balita, Posyandu Remaja, Posbindu, Tim Penggerak PKK, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Martapura Timur.

Kegiatan tersebut menjadi forum bersama untuk membahas berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan desa yang nantinya akan menjadi bahan penyusunan program kerja Pemerintah Desa Melayu Tahun 2027. Melalui musyawarah ini, seluruh unsur yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan sesuai bidang dan kebutuhan masyarakat.

Pembakal Desa Melayu, Asnan mengatakan, penyusunan RKPDes merupakan tahapan strategis dalam menentukan arah pembangunan desa agar pelaksanaannya dapat berjalan secara terencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Musyawarah Desa ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi dan masukan dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027. Kami berharap program yang nantinya disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mendukung pembangunan Desa Melayu yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam Musdes menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan transparan. Sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, tenaga kesehatan, sektor pendidikan, pertanian, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyusun program yang efektif dan berkelanjutan.

“Perencanaan yang baik menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. Karena itu, setiap usulan yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan dan kemampuan desa,” tambahnya.

Musyawarah berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai masukan yang dihimpun dari peserta akan menjadi dasar penyusunan dokumen RKPDes Tahun 2027 yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan desa.

Melalui kegiatan ini, Pemdes Melayu berharap pembangunan yang direncanakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong terwujudnya Desa Melayu yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like